-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Padepokan Resi Maudhoro Gelar Padhang Mbulanan, Agenda ke 5 di Bumi Kahuripan Klinterejo.

9/19/2024 | 11:35 WIB

 


MOJOKERTO-info nasional news,Gelar Rutinan kegiatan padhang mbulanan padepokan Resi Maudhoro, bersama tokoh begawan budayawan berkumpul di kediaman H.Oriep Widodo, di pelataran depan rumahnya bumi Kahuripan Klinterejo, Sooko Mojokerto kabupaten sekaligus gelar sarasehan budaya, dimana H.Oriep Widodo adalah ketua padepokan Resi Maudhoro, merangkap ketua seni bantengan Laskar Gunung Jati.


Acara di gelar hari Rabu malam tepatnya pukul 19.30.Wib sampai dengan selesai, acara ini bertujuan agar rutinitas ini sejarah ini bisa bertahan tak lekang hilang di telan jaman, sebab ini adalah acara penting sekali bagi generasi kekinian atau generasi muda sekaligus, menunjukan bahwa warisan leluhur punya maksud dan tujuan yang multiguna dalam berbagai segi.


" Rutinitas padhang Mbulanan punya sejarah panjang di tanah air, saya yakin baik suku selain Jawa pasti punya misteri tentang malam bulan Purnama, sebab di situ menyimpan berbagai aspek penting banyak sekali salah satu contoh kecil saja, suku Jawa padhang Mbulanan ialah malam Purnama dimana penanggalan 14 malam 15 dalam kalender Jawa sebab posisi malam itu bulan berbentuk bulat penuh tepat pukul 12 malam, di saat penting itu aspek kelebihanya bisa meningkatkan energi daya tahan tubuh, melepaskan energi negatif yang berada dalam hati, bisa merefreshkan fikiran keruh, hati bisa tenang, juga bisa menambah umur sebab bahasa ilmiahnya sel dalam tubuh regenerasi ke arah lebih baik, juga masih banyak lagi kelebihan lainya, oleh sebab itu saya harapkan warisan budaya ini kedepan generasi kekinian bisa lebih menjaga dan mempertahankan", ungkap H.Oriep Widodo.



Dalam acara rutinan tersebut terlihat hadir beberapa tokoh begawan budayawan kabupaten Mojokerto, tokoh masyarakat, tokoh agama setempat, perwakilan mahasiswa P.K.L dari universitas Unair Surabaya, perwakilan masyarakat beberapa anggota dari padepokan Resi Maudhoro, perwakilan staf perangkat desa Klinterejo, serta rekan media.


Susunan acara yang masuk kedalam rutinitas antara lain, pengajian, sarasehan budaya, diskusi sejarah budaya, serta sebagai penutupan jamuan makan bersama.


"Indonesia adalah negara besar terdiri dari ratusan suku yang ada, semuanya memiliki keistimewaan, sudah seharusnya sikap toleransi, persaudaraan, tenggang rasa, saling menghormati dan menghargai di junjung betul, karena keindahan itu karena kita berbeda beda tapi tetap satu, Bhineka tunggal Ika, sebab di dunia kita dikenal sebagai satu identitas yaitu Indonesia", ungkap tokoh begawan budaya yang tidak mau di publikasi.


Yani.S

×
Berita Terbaru Update