Infonasionalnews KOTA BANDUNG — Langkah tegas dilakukan Polrestabes Bandung dalam memerangi aksi kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat. Pada Jumat, 29 Mei 2026, Kapolrestabes Bandung Dedi Supriyadi resmi meluncurkan Unit Reaksi Cepat (URC) Pemberantasan Kejahatan Jalanan dan Kejahatan C3 di Lapangan Apel Mapolrestabes Bandung.
Peluncuran pasukan khusus tersebut menjadi sinyal kuat bahwa kepolisian tidak ingin memberi ruang bagi pelaku kriminalitas jalanan, mulai dari begal, pencurian kendaraan bermotor, hingga aksi pencurian dengan kekerasan yang kerap meresahkan warga Kota Bandung.
Dengan formasi personel pilihan dan sistem respons cepat, URC disiapkan menjadi garda terdepan dalam memburu pelaku kejahatan sekaligus memperkuat keamanan di titik-titik rawan kriminalitas.
“URC ini dibentuk untuk memberikan respons cepat terhadap setiap gangguan kamtibmas dan memberantas kejahatan jalanan maupun kejahatan C3 di wilayah hukum Polrestabes Bandung,” tegas Kombes Pol. Dedi Supriyadi dalam arahannya.
Kegiatan launching turut dihadiri Wakapolrestabes Bandung, para Pejabat Utama Polrestabes Bandung, serta jajaran Padal URC, Padal Prabu Lodaya Presisi, dan Padal Perintis Presisi.
Sebanyak 65 personel gabungan diterjunkan dalam pasukan ini. Mereka terdiri dari 2 Regu Perintis Presisi, 2 Tim Prabu, 1 Tim Resmob, 1 Quick Response Samapta, 1 Tim Pamapta, 1 Tim Humas, serta 5 personel Propam.
Kehadiran URC diyakini akan memperkuat patroli mobile dan respons cepat terhadap laporan masyarakat, terutama pada jam rawan malam hingga dini hari yang sering dimanfaatkan pelaku kriminal untuk beraksi.
Selain penindakan, pembentukan URC juga menjadi bagian dari strategi preventif kepolisian untuk menciptakan efek cegah terhadap potensi gangguan keamanan di Kota Bandung.
Langkah ini mendapat perhatian karena dilakukan di tengah tingginya tuntutan masyarakat terhadap keamanan wilayah perkotaan. Dengan dukungan personel gabungan dan pola patroli yang lebih agresif, Polrestabes Bandung berharap tingkat kriminalitas jalanan dapat ditekan secara signifikan.
Selama pelaksanaan launching berlangsung, situasi terpantau aman, tertib dan kondusif.(Ivan Sukenda).**

.jpg)








