-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Mengusung Tema "Peternak Maju Tasik Era Baru" DPC HPDKI Kabupaten Tasikmalaya Gelar Pesta Patok 2026, Tingkatkan UMKM Para Peternak

6/27/2026 | 16:53 WIB
Infonasionalnews.my.id,Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat – Dalam rangkaian menjelang memperingati Milangkala Kabupaten Tasikmalaya ke-394 sekaligus Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-80, DPC Himpunan Peternak Domba dan Kambing Indonesia (HPDKI) Kabupaten Tasikmalaya gelar Pesta Patok Domba Kambing 2026 Tingkat Kabupaten Tasikmalaya yang mengusung tema "Peternak Maju Tasik Era Baru" yang di selenggarakan di Lapangan belakang Sekretariat (Sekda) Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (27/6/2026). Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi para peternak sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor peternakan.

Acara yang diikuti oleh 164rbu peternak dari berbagai kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya ini menghadirkan beragam domba dan kambing unggulan meliputi 7 Kategori, yaitu kategori Petét Non Pohel, Raja Kasép, Ratu Bibit, Raja Petét, Raja Pedaging, dan Domba Pedaging Campuran Ekstrim.

Selain menjadi wadah promosi ternak berkualitas, kegiatan ini juga membuka peluang transaksi jual beli yang diharapkan mampu meningkatkan pendapatan para peternak.

Pesta Patok tidak hanya menjadi ajang ekonomi, tetapi juga menjadi sarana pelestarian budaya peternakan yang telah lama berkembang di tengah masyarakat Tasikmalaya. Antusiasme peserta dan pengunjung terlihat dari ramainya arena kegiatan serta tingginya minat terhadap ternak yang dipamerkan.


Ketua DPC HPDKI Kabupaten Tasikmalaya, Asep Yuda, mengatakan Pesta Patok merupakan agenda tahunan yang bertujuan mempererat silaturahmi antarpeternak sekaligus menjadi ajang promosi serta meningkatkan nilai ekonomi ternak domba dan kambing di Kabupaten Tasikmalaya.

"Kegiatan ini mempertandingkan tujuh kategori, di antaranya Petét Non Pohel, Raja Kasép, Ratu Bibit, Raja Petét, Raja Pedaging, hingga Domba Pedaging Campuran Ekstrem. Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga memberikan nilai tambah terhadap harga jual ternak peserta," ujar Asep.

Selain perlombaan, HPDKI memberikan penghargaan kepada Pengurus Anak Cabang (PAC) dengan jumlah peserta terbanyak dan PAC yang berprestasi. Seluruh peserta yang mengikuti Pesta Patok merupakan peternak asal Kabupaten Tasikmalaya.

Sementara itu, Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin mengapresiasi penyelenggaraan Pesta Patok sebagai salah satu kegiatan yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor peternakan.

"Alhamdulillah hari ini merupakan rangkaian Hari Jadi Kabupaten Tasikmalaya ke-394 dan Hari Bhayangkara ke-80. Saya mengapresiasi karena saat ini terdapat sekitar 164 ribu ekor kambing dan domba di Kabupaten Tasikmalaya. Ini menjadi salah satu modal besar untuk menggerakkan ekonomi daerah," kata Cecep.

Menurutnya, berbagai hobi masyarakat perlu difasilitasi melalui event dan kontes agar memberikan dampak ekonomi yang lebih luas. Ia mencontohkan bukan hanya kontes domba dan kambing, tetapi juga gurame, ayam pelung, burung, hingga merpati yang dapat menjadi daya tarik bagi masyarakat dan wisatawan.

"Semakin banyak event di Kabupaten Tasikmalaya, maka ekonomi akan semakin bergerak. Di dalamnya ada peternak, petani, pelaku UMKM, hingga masyarakat yang ikut merasakan manfaatnya," ujarnya.

Cecep mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya menjadikan Kabupaten Banyuwangi sebagai salah satu referensi dalam mengembangkan pariwisata berbasis event.

"Saya yakin Tasikmalaya bisa seperti itu. Karena itu saya dorong berbagai event besar seperti festival pencak silat, Pesta Patok, Festival Batik Sukapura, hingga tari kolosal di Karang Tawulan. Semua wilayah harus menjadi daya tarik wisata," katanya.

Menurutnya, sektor agrowisata dan wisata budaya memiliki potensi besar karena pengalaman berwisata tidak dapat digantikan oleh media digital.

"Orang tetap harus datang dan berkunjung. Healing tidak bisa diwakili hanya dengan menonton video di internet. Karena itu saya akan terus mendukung event-event seperti ini," tambahnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tasikmalaya, Tatang Wahyudin, menyebut Pesta Patok telah menjadi agenda tahunan yang berfungsi sebagai wadah pembinaan bagi para peternak domba dan kambing.

"Ajang ini bukan sekadar perlombaan, tetapi juga menjadi sarana silaturahmi dan edukasi bagi para peternak. Mereka bisa belajar mengenai budidaya yang baik sesuai standar, sekaligus melihat contoh ternak-ternak terbaik yang menjadi juara," ujar Tatang.

Ia menambahkan, keberhasilan para peternak dalam ajang tersebut diharapkan mampu meningkatkan nilai jual ternak sekaligus menjadi motivasi bagi peternak lainnya untuk terus meningkatkan kualitas budidaya.

"Ke depan kami berharap para juara Pesta Patok tingkat kabupaten dapat melanjutkan prestasinya hingga tingkat provinsi dan nasional, sehingga mampu mengangkat nama Kabupaten Tasikmalaya sebagai salah satu sentra peternakan domba dan kambing di Indonesia," pungkasnya.


Melalui kegiatan ini diharapkan sektor peternakan, khususnya komoditas domba dan kambing, semakin berkembang, memiliki daya saing yang lebih baik, serta mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan perekonomian Kabupaten Tasikmalaya.  (R)
×
Berita Terbaru Update