-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Wali Kota Bandung Bidik 24 Juta Wisatawan, Bandara Husein Ditargetkan Layani 1 Juta Penumpang

8/19/2026 | 21:31 WIB
BANDUNG — Pemerintah Kota Bandung membidik hingga 23–24 juta kunjungan wisatawan sepanjang 2026. Target tersebut diharapkan semakin mudah dicapai seiring kembali beroperasinya penerbangan jet di Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, kembali tersedianya konektivitas penerbangan menjadi salah satu modal penting untuk mendorong pertumbuhan sektor pariwisata sekaligus membuka peluang investasi di Kota Bandung.

Meski demikian, Farhan mengakui dampak langsung dari kembali beroperasinya penerbangan jet terhadap sektor pariwisata dan investasi masih dalam tahap evaluasi.

“Euforianya sih dapat. Tapi realisasinya ini memang belum kita ukur dengan benar,” kata Farhan di Hotel Grandia Bandung, Rabu (19/8/2026).

Menurut Farhan, hingga saat ini Kota Bandung telah mencatat sekitar 12 juta kunjungan wisatawan. Jumlah tersebut diproyeksikan meningkat hingga mencapai 23–24 juta kunjungan pada akhir tahun.

Bandara Husein Ditargetkan Layani 1 Juta Penumpang

Tak hanya meningkatkan jumlah wisatawan, Pemkot Bandung juga memasang target terhadap aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Husein Sastranegara.

Pada tahun pertama kembali melayani penerbangan jet, bandara tersebut ditargetkan mampu melayani sedikitnya 1 juta penumpang.

Angka tersebut setara dengan rata-rata sekitar 3.000 penumpang per hari. Sementara kapasitas terpasang Bandara Husein Sastranegara disebut dapat mencapai sekitar 2,7 juta penumpang per tahun.

Farhan menilai keberadaan bandara semakin memperkuat konektivitas Bandung. Terlebih, Kota Bandung juga telah memiliki jaringan transportasi melalui kereta api dan jalan tol.

“Bandung sudah sangat terkoneksi dengan sangat baik,” ujarnya.

Konektivitas tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan pergerakan wisatawan domestik, tetapi juga mendorong peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara.
Wisatawan Mancanegara Diharapkan Jadi Pintu Masuk Investasi

Farhan melihat meningkatnya kunjungan wisatawan asing memiliki potensi lebih besar dari sekadar menggerakkan sektor pariwisata.

Menurutnya, kehadiran wisatawan mancanegara dapat menjadi salah satu pintu masuk bagi foreign direct investment (FDI) atau investasi asing langsung ke Kota Bandung.

Namun, untuk menarik investasi asing dalam jumlah lebih besar, Bandung dinilai masih perlu memperkuat ekosistem ekonominya.

Salah satu gagasan yang tengah didorong adalah menjadikan Bandung sebagai financial hub.

“Kalau Bandung sudah jadi financial hub, asuransi, saham dan surat berharga lainnya, investasi asing pasti akan masuk lebih banyak,” kata Farhan.

Bandung Ingin Jadi Technology Hub

Gagasan menjadikan Bandung sebagai financial hub tersebut juga tidak terlepas dari visi Farhan untuk membangun Bandung sebagai technology hub.

Menurutnya, penguatan sektor finansial dibutuhkan untuk menopang perkembangan industri teknologi dan menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih kuat.

Dengan menggabungkan konektivitas transportasi, pariwisata, pendidikan tinggi, teknologi, serta sektor finansial, Pemkot Bandung berharap kota ini tidak hanya menjadi destinasi wisata, tetapi juga berkembang sebagai salah satu pusat investasi dan ekonomi di Jawa Barat.

“Target kita setahun pertama ini minimal bisa dapat 1 juta penumpang. Mudah-mudahan ini bisa bertambah dengan signifikan,” tuturnya.

Jika target 23–24 juta kunjungan wisatawan dan 1 juta penumpang Bandara Husein dapat tercapai, tantangan berikutnya adalah memastikan peningkatan mobilitas tersebut memberikan dampak nyata terhadap ekonomi lokal, investasi, lapangan kerja, dan kesejahteraan masyarakat Kota Bandung.**(Ivan Sukenda).
×
Berita Terbaru Update