Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Di Duga adanya penyimpangan data di SDN 5 tanjung jaya raja desa Kab Ciamis

11/07/2024 | 10:56 WIB

Ciamis,infonasionalnews 7 -11-2024 hasil komfirmasi dengan pihak kepala sekolah 
Di SDN 5 tanjung jaya Ter Kait kepsek di duga banyak menyimpangkan anggaran dana bos sekolah 
Jumlah siswa sebanyak 71 siswa 
Realisasi anggaran dana bos di sekolah tersebut di duga banyak penyimpangan 
Nampak jelas di RKAS Bos yg Ter pajang di seolah menjadi sebuah bukti bagi awak media 
Ketimpangan anggaran yg tidak sinkron di sekolah tersebut menjadi sebuah narasi pertanyaan besar bagi awak media .

Pada saat di kompirmasi 
Kepsek mengakui kesalahannya 
Namun hal itu tentunya menjadi sebuah pertanyaan besar bagi awak media 
Kenapa alokasinya di kotak Katik ?
Hal ini lah yg menjadi sebuah polemik 
Tentunya percumah saja  ada alokasi RKAS untuk secaranya di umumkan 
Kalo dalamannya tidak sinkron dg apa yg operator Bos sekolah inpot ke Kemendikbud.
Dadang Rustandi selaku kepsek di duga sudah brani mengotak Ngatik anggaran negara .
Yg semestinya dalam membuat administrasi bos ,sekolah wajib dg sebaik baknya.

Guna epek jera alangkah bagusnya hal Ter sebut segera di luruskan 
Baik APH ,juga dinas insfektorat wajib memeriksa hal tersebut 
Yg di sinyalir sudah merugikan uang negara
Dg cara meng otak Atik alokasi anggaran Bos
Anggaran dana bos wajib di pergunakan dg sebaik baiknya untuk keberlanjutan blajar mengajar siswa 
Namun di sekolah ini di duga banyak di simpangkan dan tidak sinkron dg data yg mereka inpot ke Kemendikbud
Hal ini tentunya sangat tidak benar ..
Sejatinya kesincronan data di sekolah ini dg kemendikbud wajib sama 
Di duga sekolah  baik kepsek juga bendahara di duga  sudah kolaborasi dalam hal tersebut

Hal seperti ini lah yg wajib di laporkan 
Alokasi dana bos untuk keberlanjutan siswa mengajar seolah habis tak berbekas 
Nampak sekolah pun tidak ada segi perbaikan 

Pihak dinas terkait harus segera turun tangan guna mencari pembenarannya 

(Yudi)
×
Berita Terbaru Update