Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

*Tidak adanya etika sopan santun dari seorang staf TU SMPN 2 Selajambe Kab Kuningan Jawa Barat*

11/01/2024 | 14:04 WIB
Kuningan,infonasionalnews - Instansi pendidikan menengah pertama wilayah kabupaten Kuningan, *SMPN 2 SELAJAMBE*,  Jumat 01 November 2024, seorang staf TU yang merasa dirinya punya dedikasi, yang di terapkan dalam sikap dan prilaku yang sangat tidak baik ketika bertemu dan di konfirmasi secara khusus oleh jurnalis. Tutur bahasa yang tidak pantas ketika menjawab pertanyaan dari awak media. Sangat disesalkan, seorang publik figur yang seharusnya tahu tatakrama, etika sopan santun yang baik dan benar ketika berkomunikasi apalagi menghadapi seorang tamu yang datang ke instansi pendidikan. Bagaimana tidak, kami para jurnalis kecewa tanpa ada batasnya, ketika seorang staf TU bicara dg lantang dan kasar di hadapan media. Ada beberapa pertanyaan secara langsung dari para jurnalis tentang Informasi Keterbukaan Publik mengenai alokasi papan anggaran dana bos. Tetapi jawaban yang kami dapat adalah kebohongan dan tanpa merasa bersalah seorang staf TU  dengan suara lantangnya menepis semua pertanyaan dari para jurnalis.  Instansi pendidikan yang memberikan pelajaran berdasarkan kurikulum serta yang seharusnya menerapkan sikap dan tindakan yang bijak kepada seluruh masyarakat apalagi di hadapan para siswa dan siswinya. Yang menjadi pertanyaan, apakah hal tersebut kurangnya wawasan dari seorang staf TU SMPN 2 Selajambe ini, ataukah hanya untuk memanipulasi kami  dengan segala kelantangannya ketika menghadapi para jurnalis. Informasi keterbukaan Publik (IKP) di atur dalam Undang undang No 14 tahun 2008. Selain itu kami para awak media   dilandasi dengan Undang Undang ketika menjalankan tugas²nya sesuai dg tupoksi seorang jurnalis. Adapun  Undang Undang No 40 tahun 1999 pasal 1 tentang Undang undang pers, ( barangsiapa yang menghalangi wartawan dalam tugas jurnalistik  dapat dipidana 2 tahun penjara atau denda paling banyak 500 juta). 
Kekecewaan kami memuncak dan sangat menyayangkan dari sikap seorang publik figur, jauh dari etika sopan santun, bahkan  bekerja di salah satu instansi yang menaungi masalah pendidikan. Bagaimana respon masyarakat ketika menghadapi masalah seperti ini. Bukankah  anak anak didik bisa berprilaku baik ketika melihat guru²nya bisa bersikap baik. bukan hanya omong kosong yang di sampaikan kepada para siswa dan siswi, tetapi harus memberikan contoh dengan sikap yang baik dalam kehidupan sehari hari tanpa pandang bulu.
( Utami)
×
Berita Terbaru Update