OKU TIMUR, INFONASIONALNEWS — SMP Negeri 02 Belitang Mulya, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, menggelar acara pelepasan siswa-siswi kelas IX Tahun Ajaran 2025/2026 pada Kamis (21/05/2026) di halaman sekolah setempat.
Kegiatan berlangsung meriah dan penuh haru. Acara tersebut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten OKU Timur Wakimin, S.Pd, Kepala SMPN 02 Belitang Mulya Erlysa Ivana, M.Pd, Pengawas Sekolah Belitang Mulya Rawuh, S.Pd, Ketua K3S Belitang Mulya Saimin, S.Pd, Ketua Komite Sekolah, para kepala sekolah SD dan SMP Zona Lima, wali murid, siswa-siswi kelas IX, serta tamu undangan lainnya.
Tahun ini, acara pelepasan mengusung tema “Membuka Lembaran Baru, Menyongsong Masa Depan Gemilang, Membuka Lawang Baru Nuju Masa Depan Sai Gemilang.”
Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta doa bersama.
Suasana semakin semarak dengan penampilan tari sambut dan persembahan musik tradisional angklung yang dibawakan oleh siswa-siswi SMPN 02 Belitang Mulya.
Dalam sambutannya, Kepala SMPN 02 Belitang Mulya, Erlysa Ivana, M.Pd, menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Selamat kepada anak-anakku semua yang hari ini telah menyelesaikan pendidikan di sekolah ini.
Semoga ilmu yang kalian dapatkan bermanfaat dan menjadi bekal untuk masa depan. Langkah kalian masih panjang untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ujarnya.
Erlysa juga berpesan agar para siswa tetap menjaga nama baik almamater sekolah serta memohon maaf apabila selama proses pendidikan terdapat kekurangan dari pihak sekolah.
“Sukses selalu anak-anakku,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten OKU Timur, Wakimin, S.Pd, dalam arahannya menyampaikan agar kegiatan pelepasan ini menjadi kenangan bersejarah bagi para siswa. Ia menegaskan bahwa Dinas Pendidikan tidak pernah melarang sekolah mengadakan kegiatan perpisahan selama tidak memberatkan orang tua siswa.
“Buatlah kegiatan ini sederhana, meriah, murah, dan bermakna,” katanya.
Wakimin juga mengapresiasi kerja sama antara pihak sekolah dan komite sekolah yang selama ini terjalin dengan baik. Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak lepas dari sinergi antara orang tua, guru, kepala sekolah, dan komite sekolah.
Selain itu, ia berpesan kepada para orang tua agar terus mendukung pendidikan anak-anak dan tidak membiarkan mereka putus sekolah.
“Sekarang sekolah gratis, bahkan pemerintah daerah memberikan bantuan seragam bagi siswa kurang mampu. Ini bentuk perhatian pemerintah terhadap pendidikan,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya pengawasan orang tua terhadap penggunaan telepon genggam oleh anak-anak agar tidak berdampak negatif bagi masa depan mereka.
“Pendidikan itu penting, tetapi yang lebih penting lagi adalah karakter,” pesannya.
Di tempat yang sama, perwakilan wali murid, Agustian, mengucapkan terima kasih kepada para guru yang telah mendidik, membimbing, dan menyayangi anak-anak mereka selama menempuh pendidikan di SMPN 02 Belitang Mulya.
“Selama tiga tahun anak kami bersekolah di sini, mereka tumbuh menjadi pribadi yang lebih kuat dan dewasa. Sekolah bukan hanya tempat belajar pendidikan, tetapi juga tempat membentuk karakter,” ujarnya.
Ia berharap anak-anak yang dilepas pada hari itu dapat menjadi pribadi yang unggul dan sukses di masa depan.
“Kami hanya bisa berdoa dan berharap semoga langkah perjuangan anak-anak kami dimudahkan oleh Allah SWT,” katanya.
Agustian juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi para guru selama mendidik para siswa.
“Terima kasih bapak dan ibu guru atas dedikasi selama ini. Doakan anak-anak kami kelak menjadi pribadi yang sukses,” tambahnya.
Ia pun berpesan kepada para siswa agar tidak melupakan sekolah dan guru yang telah memberikan ilmu dengan penuh ketulusan.
“Jangan lupa kepada sekolah dan guru-guru kalian ketika nanti sudah sukses,” pesannya.
Selain itu, Agustian turut menyampaikan permohonan maaf apabila selama ini anak-anak mereka pernah melakukan kesalahan, baik dalam ucapan maupun perbuatan.
Di akhir sambutannya, dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, ia menyatakan bahwa para orang tua menerima kembali anak-anak mereka setelah menyelesaikan pendidikan di SMPN 02 Belitang Mulya.
Suasana haru terlihat saat prosesi sungkeman antara orang tua dan siswa berlangsung. Momen penuh emosional tersebut membuat suasana di dalam tenda menjadi hening dan diwarnai isak tangis para orang tua maupun siswa.
Acara kemudian ditutup dengan prosesi pengalungan medali kelulusan kepada 162 siswa kelas IX yang telah mengikuti ujian sekolah.
Kegiatan berlangsung lancar dan sukses, mencerminkan sinergi yang erat antara siswa, guru, dan orang tua dalam menciptakan momen bersejarah bagi para siswa yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
Agustian
.jpg)








