CILACAP – Limbah kotoran sapi yang selama ini kerap dianggap sebagai masalah lingkungan, kini disulap menjadi sumber pundi-pundi rupiah oleh Kelompok Tani Sido Makmur di Desa Bulaksari, Kecamatan Bantarsari, Kabupaten Cilacap.
Melalui kreativitas dan ketekunan, para petani setempat berhasil mengolah kotoran ternak menjadi pupuk kompos berkualitas tinggi yang diminati oleh kalangan petani hingga pecinta tanaman hias.
Optimalisasi Melalui Program UPPO
Geliat produksi pupuk organik ini semakin menunjukkan taringnya setelah kelompok tani tersebut menerima bantuan Program Unit Pengolahan Pupuk Organik (UPPO) pada tahun 2024,
Ketua Kelompok Tani Sido Makmur, Samingan, mengungkapkan bahwa meski pembuatan pupuk sudah dilakukan sejak lama, bantuan tersebut menjadi titik balik efisiensi kerja mereka.
"Dulu kami sudah membuat pupuk sendiri dari kotoran ternak secara manual. Setelah ada bantuan sapi dan mesin, produksinya jadi lebih banyak dan lebih cepat," ujar Samingan pada Selasa (20/5/2026).
Proses Produksi dan Tantangan Cuaca
Proses pengolahan dimulai dengan tahap fermentasi kotoran sapi guna menghilangkan patogen dan gas berbahaya. Setelah itu, bahan masuk ke tahap pengomposan dan pengeringan. Samingan mengakui bahwa alam masih memegang peranan penting dalam bisnis ini.
Kapasitas Maksimal Sekitar 1 Ton per bulan (saat cuaca cerah).
Kendala Utama Musim hujan menghambat proses pengeringan alami.
Harga Jual Rp 7.000 hingga Rp 10.000 per kantong.
Menjaga Kesuburan Tanah
Saat ini, pasar pupuk organik produksi Sido Makmur telah merambah berbagai wilayah di Kabupaten Cilacap. Tak hanya sekadar mencari profit, Samingan mengusung misi lingkungan di balik setiap kantong pupuk yang dijualnya.
Ia mengajak para petani untuk mulai beralih atau setidaknya menyeimbangkan penggunaan pupuk kimia dengan pupuk organik demi menjaga struktur dan kesehatan tanah dalam jangka panjang.
"Harapannya, petani bisa mulai mengurangi penggunaan pupuk kimia secara berlebihan. Paling tidak penggunaannya bisa seimbang antara pupuk kimia dan pupuk organik," pungkasnya.
.jpg)








