OKU TIMUR, INFONASIONALNEWS – Suasana penuh haru dan kebanggaan mewarnai acara pelepasan siswa-siswi TKB KB Charitas Tegal Sari, Kecamatan Belitang II, Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan, yang digelar di halaman sekolah, Kamis (11/6/2026).
Sebanyak 20 siswa secara resmi dilepas untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Mengusung tema “Cinta Kasih Transformatif Bersaudara”, kegiatan berlangsung meriah dan mendapat perhatian dari berbagai pihak.
Kehadiran Camat Belitang II, M. Suyadi, SE, menjadi salah satu momen istimewa dalam acara tersebut. Selain menghadiri kegiatan, ia juga memberikan motivasi kepada para siswa, orang tua, dan tenaga pendidik mengenai pentingnya pendidikan sejak usia dini sebagai pondasi membangun masa depan yang lebih baik.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pengawas PAUD Kabupaten OKU Timur Turiman, Kepala Desa Tegal Sari Ibnu Hajar, Kepala Sekolah TKB KB Charitas Tegal Sari Suster Maria Natalia, Bunda PAUD Kecamatan Belitang II, pengurus HIMPAUDI Belitang II, para guru, suster, wali murid, serta tamu undangan lainnya.
Acara diawali dengan pentas seni yang ditampilkan oleh para siswa. Beragam pertunjukan seperti tari kreasi, pembacaan puisi, lagu anak-anak, karaoke, doa lintas agama, hingga berbagai atraksi lainnya berhasil memukau para tamu undangan.
Penampilan anak-anak tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menunjukkan hasil pembinaan para guru dalam mengembangkan bakat, kreativitas, serta rasa percaya diri peserta didik sejak usia dini. Tepuk tangan meriah berkali-kali terdengar dari para orang tua yang bangga menyaksikan perkembangan putra-putri mereka.
Dalam sambutannya, Kepala Sekolah TKB KB Charitas Tegal Sari, Suster Maria Natalia, FCh menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh orang tua yang telah mempercayakan pendidikan anak-anak mereka kepada pihak sekolah.
“Kami bangga melihat perkembangan anak-anak selama menempuh pendidikan di TKB KB Charitas Tegal Sari. Mereka adalah anak-anak hebat yang memiliki masa depan cerah. Jika selama proses pendampingan masih terdapat kekurangan, kami memohon maaf kepada para orang tua. Namun percayalah, semua anak kami cintai tanpa membedakan satu dengan yang lainnya,” ujarnya.
Ia berharap nilai-nilai cinta kasih yang menjadi dasar pendidikan di sekolah tersebut dapat terus tertanam dalam diri anak-anak saat melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
Sementara itu, Bunda PAUD Kecamatan Belitang II Saginah,S.Pd,Gr menegaskan pentingnya pendidikan anak usia dini dalam mendukung program wajib belajar 13 tahun yang saat ini menjadi perhatian pemerintah.
Menurutnya, pendidikan taman kanak-kanak bukan lagi sekadar pilihan, melainkan bagian penting dalam membentuk karakter, mental, serta kemampuan dasar anak sebelum memasuki jenjang sekolah dasar.
“Anak usia 4 hingga 6 tahun membutuhkan pendidikan yang tepat sebagai pondasi awal. Program wajib belajar 13 tahun yang saat ini didorong pemerintah harus didukung oleh semua pihak, mulai dari guru, Bunda PAUD, pemerintah desa hingga orang tua,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap pendidikan anak usia dini agar tidak ada anak yang tertinggal dalam memperoleh akses pendidikan yang layak.
Pada kesempatan yang sama, Bunda PAUD Desa Tegal Sari Eti Nilawati ia Mengingatkan para orang tua agar terus memberikan kasih sayang, perhatian, dan pendampingan kepada anak-anak di rumah.
“Anak-anak adalah aset masa depan bangsa. Berikan mereka kasih sayang, pendidikan, dan perhatian yang cukup agar tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berakhlak, dan bermanfaat bagi masyarakat,” pesannya.
Perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten OKU Timur melalui Pengawas PAUD, Turiman, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara pelepasan siswa yang berlangsung meriah dan penuh makna. Menurutnya, kehadiran Camat Belitang II dan Bunda PAUD Kecamatan menjadi bukti nyata dukungan pemerintah terhadap pendidikan anak usia dini.
“Semakin kuat pondasi pendidikan sejak kecil, semakin besar peluang mereka meraih kesuksesan di masa depan,” ujarnya.
Kepala Desa Tegal Sari, Ibnu Hajar, juga memberikan apresiasi terhadap TKB KB Charitas Tegal Sari yang dinilai konsisten mencetak generasi berkualitas.
“Kualitas pendidikan di TKB KB Charitas Tegal Sari tidak perlu diragukan lagi. Banyak anak yang berhasil melanjutkan pendidikan dengan baik setelah menempuh pendidikan di sini. Ini menunjukkan dedikasi para guru dan tenaga pendidik yang luar biasa,” katanya.
Ia turut mengucapkan terima kasih kepada para guru, suster, dan seluruh tenaga pendidik yang telah membimbing anak-anak dengan penuh kesabaran dan kasih sayang.
Puncak acara diisi dengan sambutan Camat Belitang II, M. Suyadi, SE. Dalam arahannya, ia menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah yang telah berkontribusi besar dalam membangun sumber daya manusia sejak usia dini.
Menurutnya, mendidik anak-anak taman kanak-kanak bukanlah pekerjaan yang mudah. Dibutuhkan kesabaran, ketelatenan, dan dedikasi tinggi untuk membentuk karakter anak pada masa pertumbuhan mereka.
“Hari ini adalah hari yang istimewa. Saya mengucapkan terima kasih kepada kepala sekolah, para guru, suster, dan seluruh tenaga pendidik yang telah membimbing anak-anak kita dari yang belum tahu menjadi tahu, dari yang belum berani menjadi berani,” ujarnya.
Ia juga mengajak para orang tua untuk terus menjalin kerja sama dengan pihak sekolah demi mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
“Keberhasilan pendidikan tidak bisa hanya dibebankan kepada sekolah. Orang tua memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter, kedisiplinan, dan masa depan anak-anak. Karena itu, sinergi antara sekolah dan keluarga harus terus diperkuat,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, M. Suyadi menyampaikan bahwa dirinya akan segera memasuki masa purna tugas sebagai Camat Belitang II. Ia memohon doa dan dukungan dari masyarakat serta menyampaikan rasa terima kasih atas kebersamaan yang telah terjalin selama menjalankan amanah sebagai camat.
“Saya mohon doa restu karena sebentar lagi akan memasuki masa purna tugas. Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah mendukung selama saya mengemban amanah sebagai camat,” ungkapnya.
Menutup sambutannya, ia memberikan motivasi kepada seluruh siswa yang dilepas pada hari itu.
“Saya yakin di antara anak-anak yang hadir hari ini, kelak ada yang menjadi guru, dokter, pejabat, pengusaha, bahkan pemimpin masa depan. Kuncinya adalah rajin belajar, disiplin, dan selalu patuh kepada orang tua serta guru,” pesannya yang disambut tepuk tangan meriah.
Perwakilan wali murid menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada para suster dan guru yang telah mendidik anak-anak mereka dengan penuh kesabaran dan ketulusan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada para suster dan ibu guru yang telah membimbing serta mendidik anak-anak kami dengan penuh kasih sayang. Berkat kesabaran dan ketulusan dalam mendampingi mereka, hari ini anak-anak kami mampu tampil percaya diri di hadapan banyak orang,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas doa dan dukungan yang diberikan pihak sekolah kepada para siswa yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
“Semua kebaikan para suster dan ibu guru selama membimbing anak-anak kami semoga mendapat balasan dari Tuhan Yang Maha Esa. Terima kasih atas pengabdian dan kasih sayang yang telah diberikan selama anak-anak kami menempuh pendidikan di TKB KB Charitas Tegal Sari,” tuturnya.
Acara pelepasan siswa-siswi TKB KB Charitas Tegal Sari berlangsung lancar, tertib, dan sukses. Kegiatan ini menjadi bukti kuatnya sinergi antara sekolah, orang tua, pemerintah desa, pemerintah kecamatan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung kemajuan pendidikan anak usia dini di Kabupaten OKU Timur.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama antara para siswa, dewan guru, pengawas PAUD, Kepala Desa Tegal Sari, Camat Belitang II, para suster, Bunda PAUD, wali murid, serta seluruh tamu undangan yang hadir.
Reporter : Agustian
Editor : Info Nasional News

.jpg)








