Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Mahasiswa Bandung Kepung DPRD Jabar, Soroti Rupiah Melemah, Program MBG hingga Kenaikan Harga BBM

6/11/2026 | 17:25 WIB

Bandung, INFONASIONALNEWS – Ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Bandung Raya menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Jawa Barat, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Kamis (11/6/2026). Aksi tersebut menjadi wadah penyampaian aspirasi terkait berbagai persoalan nasional yang dinilai berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat. 

Presiden Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia, Khalid Syaiful, menyebut demonstrasi ini lahir dari keresahan bersama mahasiswa terhadap kondisi ekonomi, kebijakan publik, hingga berbagai program pemerintah yang dinilai perlu dievaluasi.

"Kami ingin menyuarakan keresahan masyarakat dan mengingatkan bahwa mahasiswa tetap memiliki tanggung jawab sebagai kontrol sosial terhadap jalannya pemerintahan," ujarnya di sela-sela aksi.

Tiga Isu Utama Jadi Sorotan

Dalam aksi tersebut, mahasiswa membawa tiga tuntutan utama yang menjadi perhatian publik saat ini.

Rupiah Melemah, Ekonomi Rakyat Terancam

Mahasiswa menyoroti melemahnya nilai tukar rupiah yang dinilai dapat memicu kenaikan harga barang dan kebutuhan pokok. Mereka menilai kondisi ekonomi nasional harus menjadi perhatian serius pemerintah karena dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat di berbagai sektor.

Menurut peserta aksi, ketidakstabilan ekonomi berpotensi memperberat beban rakyat, terutama kelompok menengah ke bawah yang saat ini masih menghadapi tekanan biaya hidup.

Program Makan Bergizi Gratis Disorot

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto juga menjadi perhatian mahasiswa. Mereka meminta pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program tersebut agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat dan berjalan secara transparan.

Mahasiswa menilai setiap program yang menggunakan anggaran besar harus diawasi secara ketat untuk mencegah potensi penyimpangan dan memastikan efektivitas pelaksanaannya.

Kenaikan Harga BBM Jadi Keluhan Masyarakat

Selain itu, mahasiswa juga mengkritisi kenaikan harga BBM, khususnya Pertamax, yang dinilai memberikan dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.

Mereka menyoroti fenomena meningkatnya antrean kendaraan di sejumlah SPBU akibat peralihan masyarakat ke BBM bersubsidi. Kondisi tersebut dinilai menjadi indikator bahwa daya beli masyarakat sedang mengalami tekanan.

Soroti Pengesahan UU Polri

Tak hanya persoalan ekonomi, massa aksi juga menyoroti pengesahan Undang-Undang Polri yang dinilai perlu mendapat perhatian publik lebih luas. Mereka meminta adanya keterbukaan dan ruang dialog yang lebih besar agar setiap kebijakan yang lahir benar-benar mengedepankan prinsip demokrasi dan kepentingan masyarakat.

Mahasiswa Tegaskan Akan Terus Mengawal Kebijakan

Aksi berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan dan berjalan relatif kondusif. Para mahasiswa menegaskan bahwa demonstrasi ini bukan sekadar bentuk protes, melainkan upaya mengingatkan pemerintah agar lebih responsif terhadap berbagai persoalan yang sedang dihadapi rakyat.
Mereka berharap aspirasi yang disampaikan dapat didengar oleh para pemangku kebijakan dan ditindaklanjuti melalui langkah-langkah nyata yang berpihak kepada masyarakat.

"Mahasiswa akan terus menjadi suara rakyat dan mengawal setiap kebijakan yang berdampak pada kehidupan masyarakat luas," tegas Khalid.
**(Ivan Sukenda).
×
Berita Terbaru Update