-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Jelang Reaktivasi Bandara Husein 17 September, Pemkot Bandung Genjot Perbaikan Akses Jalan dan Infrastruktur

7/04/2026 | 12:11 WIB
Bandung Infonasionalnews – Menjelang reaktivasi Bandara Husein Sastranegara yang dijadwalkan beroperasi kembali pada 17 September 2026, Pemerintah Kota Bandung bergerak cepat membenahi berbagai infrastruktur penunjang. Perbaikan akses jalan, drainase, penerangan, hingga pemarkahan dilakukan secara terpadu agar mobilitas penumpang lebih aman, nyaman, dan lancar.

Langkah tersebut merupakan bentuk dukungan penuh Pemkot Bandung terhadap pengaktifan kembali bandara yang diharapkan mampu mendongkrak konektivitas, pariwisata, dan pertumbuhan ekonomi Kota Bandung.

Perbaikan infrastruktur dilakukan melalui kolaborasi lintas instansi yang melibatkan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM), Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP), Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, serta pihak Angkasa Pura.

Kepala DSDABM Kota Bandung, Rizki Kusrulyadi, mengatakan seluruh pekerjaan merupakan tindak lanjut arahan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap persiapan operasional kembali Bandara Husein Sastranegara.

"Pemkot Bandung melalui arahan Pak Wali Kota memberikan dukungan kepada Angkasa Pura dalam mempersiapkan pembukaan kembali Bandara Husein Sastranegara. Dari hasil koordinasi bersama, ada sejumlah pekerjaan yang memang membutuhkan dukungan pemerintah kota," ujar Rizki, Rabu (1/7/2026).

Menurutnya, fokus penanganan meliputi perbaikan jalan, normalisasi drainase, pemangkasan pohon yang berpotensi mengganggu keselamatan, penataan penerangan jalan umum (PJU), hingga pemarkahan lalu lintas di sepanjang jalur menuju bandara.

"Hari ini seluruh proses sudah mulai kami kerjakan," katanya.

DSDABM mendapat tugas menangani pengaspalan jalan serta normalisasi saluran drainase yang selama ini mengalami sedimentasi. Sementara DPKP bertanggung jawab melakukan pemangkasan pohon, dan Dishub mengerjakan pemarkahan jalan serta pengaturan lalu lintas di kawasan akses bandara.

Rizki menjelaskan, pekerjaan difokuskan pada jalur utama mulai dari Gapura Pajajaran hingga kawasan drop off dan area parkir Bandara Husein Sastranegara. Jalur tersebut diprioritaskan karena menjadi pintu masuk utama yang akan dilalui para pengguna jasa penerbangan.

Selain meningkatkan kualitas permukaan jalan, normalisasi drainase juga menjadi perhatian utama guna mencegah genangan air saat musim hujan.

"Saluran drainase kami normalisasi karena sudah banyak sedimentasi. Tujuannya agar kembali berfungsi optimal sehingga tidak terjadi genangan yang dapat mengganggu akses menuju bandara," jelasnya.

Berdasarkan hasil koordinasi dengan Angkasa Pura, tahap awal penataan diprioritaskan pada koridor utama menuju terminal bandara. Sementara akses lainnya akan disesuaikan dengan kebutuhan pada tahap lanjutan.
Pemkot Bandung optimistis pekerjaan pengaspalan dapat diselesaikan dalam waktu singkat. Setelah itu, proses akan dilanjutkan dengan pengecatan serta pemarkahan jalan bersama Dinas Perhubungan agar seluruh akses menuju Bandara Husein Sastranegara siap digunakan saat reaktivasi pada 17 September 2026.

Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara diharapkan menjadi momentum kebangkitan sektor transportasi udara di Kota Bandung. Dengan dukungan infrastruktur yang semakin baik, kehadiran kembali bandara tersebut diyakini akan memperkuat konektivitas antarwilayah, meningkatkan daya saing daerah, serta memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata, investasi, dan perekonomian masyarakat.**(Ivan Sukenda).
×
Berita Terbaru Update