OKU TIMUR, INFONASIONALNEWS – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMAN 1 Belitang II, Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan, memasuki hari kedua dengan menghadirkan jajaran Polsek Belitang II Polres OKU Timur, Untuk memberikan pembekalan kepada peserta didik baru tahun ajaran 2026/2027.
Kegiatan yang berlangsung di aula SMAN 1 Belitang II tersebut diikuti sebanyak 245 peserta MPLS. Materi yang diberikan oleh pihak kepolisian meliputi bahaya penyalahgunaan narkoba serta pencegahan kenakalan remaja.
Dalam penyampaiannya, Kanit Bimas Polsek Belitang II, AIPTU Eko Budi S, didampingi BRIPTU M. Rizky Alpian, menjelaskan bahwa narkoba merupakan ancaman serius yang dapat merusak kesehatan dan menghancurkan masa depan generasi muda.
“Jangan pernah menggunakan narkoba, karena narkoba dapat merusak seluruh organ tubuh kita serta membawa dampak buruk bagi masa depan,” ujar AIPTU Eko Budi saat memberikan materi.
Ia juga menjelaskan berbagai jenis narkoba yang berbahaya serta mengingatkan para siswa bahwa memasuki jenjang SMA berarti mereka harus memiliki kesadaran lebih tinggi dalam mengenali berbagai hal yang dapat membahayakan diri sendiri maupun lingkungan sekitar.
“Sekolah sudah tepat memberikan materi ini, karena kalian sudah memasuki usia yang lebih dewasa. Kami berharap para siswa dapat bekerja sama dengan baik untuk menjaga diri dan lingkungan sekolah,” tambahnya.
Selain membahas bahaya narkoba, AIPTU Eko Budi juga memberikan pemahaman mengenai kenakalan remaja. Ia mengingatkan agar para siswa menjauhi berbagai perilaku negatif seperti tawuran, keluyuran tanpa tujuan, balap liar, minuman keras, penyalahgunaan narkoba, hingga judi online.
Ia juga menyampaikan tentang bahaya bullying atau perundungan di lingkungan sekolah. Menurutnya, tindakan mengejek atau merendahkan teman tidak boleh dilakukan karena dapat memberikan dampak buruk terhadap kondisi fisik maupun mental korban.
“Di sekolah ini kalian adalah satu keluarga. Jangan saling mengejek sesama teman. Bullying merupakan tindakan yang merugikan seseorang dan dilakukan secara berulang,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menerangkan bahwa faktor penyebab kenakalan remaja dapat berasal dari faktor internal maupun eksternal, baik dari lingkungan keluarga maupun lingkungan masyarakat.
Untuk mencegah kenakalan remaja, diperlukan perbaikan pola asuh keluarga, lingkungan yang positif, serta kesadaran dari setiap individu untuk bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri.
Sementara itu, Kepala SMAN 1 Belitang II Kabupaten OKU Timur, Drs., H. Ali Syahbanalian, MM saat ditemui media Info Nasional News mengatakan bahwa kegiatan MPLS telah dimulai sejak Senin, 13 Juli 2026, dan akan berakhir pada Jumat, 17 Juli 2026.
“Peserta MPLS tahun ini diikuti sebanyak 245 anak. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat bagi peserta didik baru, terutama dalam mengenal lingkungan sekolah, meningkatkan kedisiplinan, serta membangun wawasan karakter,” ujar Kepala Sekolah.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak kepolisian yang telah memberikan materi edukatif dalam rangkaian kegiatan MPLS.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak Polsek Belitang II yang telah memberikan pembekalan kepada anak-anak kami. Semoga materi yang disampaikan dapat bermanfaat dan menjadi bekal bagi mereka ke depannya,” tuturnya.
Ali Sabanliyan berharap seluruh rangkaian kegiatan MPLS SMAN 1 Belitang II dapat berjalan dengan lancar dan sukses.
“Harapan kami, kegiatan MPLS ini berjalan dengan baik serta memberikan dampak positif bagi seluruh peserta didik baru,” tutupnya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (14/07/2026).
Reporter: Agustian
Editor: Info Nasional News

.jpg)








