-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Pesta Biru 2026: Wali Kota Bandung Dorong Persib Tak Sekadar Jago Kandang, Tapi Berjaya di Asia

8/26/2026 | 20:08 WIB

 



BANDUNG — Optimisme menyelimuti perjalanan Persib Bandung menghadapi musim kompetisi 2026/2027. Di tengah antusiasme bobotoh, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan bahwa kekuatan Persib bukan hanya terletak pada prestasi di lapangan, tetapi juga pada kedekatan klub dengan masyarakat Kota Bandung.


Hal tersebut disampaikan Farhan saat menghadiri Pesta Biru yang dirangkaikan dengan peluncuran sponsor, jersey, dan tim Persib Bandung untuk musim 2026/2027 di Bandung Arena, Selasa (25/8/2026).


Farhan memberikan apresiasi terhadap konsistensi Persib yang dinilainya selalu berusaha membangun hubungan erat dengan Kota Bandung dan seluruh lapisan masyarakat, terutama bobotoh.


«“Hal yang paling terkesan, upaya Persib setiap kali melangkah selalu mendekatkan diri dengan Kota Bandung, dengan warganya, dengan bobotohnya,” ujar Farhan.»


Menurutnya, kedekatan tersebut menjadi salah satu kekuatan penting dalam perjalanan Persib. Klub kebanggaan warga Bandung itu dinilai mampu menyatukan masyarakat lintas usia melalui kecintaan terhadap Maung Bandung.


Tak hanya soal kedekatan dengan bobotoh, Farhan juga turut menyoroti jersey anyar Persib untuk musim 2026/2027. Ia menyebut desain jersey tersebut menarik, termasuk jersey penjaga gawang dengan warna oranye bernuansa salmon.


Target Persib: Pertahankan Dominasi, Tembus Level Asia


Memasuki musim baru, Farhan mengaku optimistis Persib mampu kembali bersaing di papan atas dan mempertahankan dominasinya di kompetisi domestik.


Ia menilai perjalanan Persib sejak 2014 menunjukkan adanya konsistensi dalam membangun tim yang memiliki target juara.


«“Kalau lihat dari pemain, optimis pisan. Sejak 2014 kita selalu berkeyakinan bahwa untuk menjadi juara dan konsisten, kita harus selalu dominan,” katanya.»



Bahkan, Farhan mengibaratkan Persib sebagai “Real Madrid versi Indonesia”, merujuk pada torehan lima gelar juara yang telah diraih klub, termasuk tiga gelar secara berturut-turut.


Namun, menurut Farhan, status sebagai klub dominan juga menghadirkan tantangan yang lebih besar. Persib tidak boleh berhenti menjadi penguasa kompetisi domestik, tetapi harus mampu menunjukkan kualitas ketika tampil di level Asia.


«“Mau tidak mau kita sekarang menjadi klub yang dominan. Ini tantangan besar karena kita tidak boleh hanya jadi jago kandang,” tegasnya.»


Pemkot Bandung Siapkan Dukungan untuk Kiprah Persib di AFC


Dukungan terhadap Persib juga tengah disiapkan Pemerintah Kota Bandung. Farhan mengungkapkan Pemkot Bandung sedang menjajaki kerja sama dengan MNC sebagai official media AFC.


Kerja sama tersebut diarahkan untuk menghadirkan berbagai kegiatan nonton bareng (nobar) dan live reaction pertandingan Persib saat berlaga di kompetisi AFC.


«“Kita akan bikin nobar-nobar dan juga live reaction supaya dukungan kita terhadap penampilan Persib nanti di AFC itu mantap,” ujar Farhan.»


Selain dukungan dari sisi kegiatan masyarakat, konektivitas transportasi juga dinilai dapat menjadi faktor penting bagi perjalanan Persib di kompetisi Asia.


Farhan berharap reaktivasi penerbangan dari Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung dapat memberikan kemudahan mobilitas bagi tim ketika harus menjalani pertandingan di luar negeri.


Dengan adanya konektivitas penerbangan langsung dari Bandung, perjalanan Persib diharapkan tidak selalu harus dilakukan dengan transit terlebih dahulu melalui Jakarta.


«“Mudah-mudahan dengan diaktifkannya Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung maka Persib bisa lebih mobil,” tuturnya.»


Bagi Farhan, dukungan tersebut merupakan bentuk nyata semangat warga Kota Bandung untuk mengantarkan Persib meraih prestasi lebih tinggi.


Kini, tantangan Persib bukan hanya mempertahankan status sebagai penguasa sepak bola nasional, tetapi juga membuktikan diri di panggung Asia.


Pesta Biru menjadi awal perjalanan baru. Bobotoh telah menunjukkan dukungannya, Pemkot Bandung menyiapkan support-nya, dan Persib kini ditantang untuk menjawabnya dengan prestasi.


Persib bukan hanya kebanggaan Bandung. Saatnya Maung Bandung berbicara lebih keras di Asia.**(Ivan Sukenda).

×
Berita Terbaru Update