-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Warga Resah Kejahatan, Polda Jabar Perkuat Patroli Lewat Apel Kebangsaan “Jaga Rawat Jawa Barat”

8/14/2026 | 21:46 WIB


BANDUNG Infonasionalnews — Keresahan masyarakat terhadap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Jawa Barat mendapat perhatian serius. Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama TNI, Polri, dan unsur Forkopimda memperkuat sinergi pengamanan melalui Apel Kebangsaan bertajuk “Jaga Rawat Jawa Barat untuk Indonesia” di kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat (Monju), Kota Bandung, Jumat (14/8/2026) sore.

Apel tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kondusivitas Jawa Barat sekaligus merespons dinamika kamtibmas yang berkembang cepat.

Kapolda Instruksikan Patroli Ditingkatkan

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto menegaskan pentingnya kehadiran aparat di tengah masyarakat. Peningkatan patroli menjadi salah satu langkah preventif untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga.

Menurut Pipit, perubahan situasi di lapangan berlangsung cepat sehingga diperlukan kesiapsiagaan seluruh unsur, bukan hanya kepolisian, tetapi juga TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

«“Hari ini kita melaksanakan Apel Kebangsaan dalam rangka menjaga dan merawat Jawa Barat. Tentunya tujuan pelaksanaan apel ini, kita memahami tentang situasi, dinamika yang mudah berubah dan berkembang begitu cepat,” ujar Pipit di hadapan awak media di Monju Bandung.»

Instruksi peningkatan patroli tersebut diharapkan mampu memperkuat pencegahan gangguan keamanan sekaligus membangun kembali rasa percaya masyarakat terhadap kehadiran aparat di ruang-ruang publik.

Bukan Sekadar Seremoni

Apel Kebangsaan “Jaga Rawat Jawa Barat untuk Indonesia” tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan deklarasi bersama sebagai bentuk komitmen menjaga Jawa Barat tetap aman, tertib, dan kondusif.

Selain itu, turut dilakukan peresmian Warung Aspirasi Jawara, yang diharapkan menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, maupun persoalan yang berkaitan dengan kehidupan sosial dan keamanan.

Kehadiran wadah aspirasi ini menjadi penting karena persoalan kamtibmas tidak selalu dapat diselesaikan hanya melalui tindakan kepolisian. Informasi dan laporan dari masyarakat menjadi bagian penting dalam mendeteksi potensi gangguan keamanan sejak dini.

Kepedulian Sosial Ikut Diperkuat

Komitmen menjaga Jawa Barat juga diwujudkan melalui aksi sosial. Dalam kegiatan tersebut diberikan bantuan alat bagi penyandang disabilitas serta layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.
Langkah tersebut menunjukkan bahwa menjaga keamanan tidak hanya berbicara mengenai patroli dan penindakan hukum. Rasa aman juga berkaitan dengan hadirnya pemerintah dan aparat dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.

Tantangan Kamtibmas Butuh Kolaborasi

Meningkatnya keresahan masyarakat terhadap kejahatan menjadi pekerjaan bersama. Aparat dituntut tidak hanya hadir ketika terjadi gangguan keamanan, tetapi juga mampu melakukan pencegahan dan membangun komunikasi dengan masyarakat.

Karena itu, peningkatan patroli, penyerapan aspirasi, pelayanan publik, serta keterlibatan masyarakat harus berjalan beriringan.

Apel Kebangsaan di Monju Bandung menjadi penegasan bahwa menjaga Jawa Barat bukan hanya tugas TNI dan Polri. Pemerintah daerah, tokoh masyarakat, komunitas, dan seluruh warga memiliki peran yang sama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.

Pesan utamanya jelas: Jawa Barat harus dijaga bersama, dirawat bersama, dan keamanan masyarakat harus menjadi kepentingan bersama.**(Ivan Sukenda).
×
Berita Terbaru Update