Ciamis,infonasionalnews - Tepatnya TGl 26 -09-2024 tiem infonasional news ciamis survei ke sekolahan SMPN 1 panjalu.
Hadirnya awak media ke lokasi sekolah atas dasar sosial kontrol wilayah..
Kami pun di lokasi jumpa para guru yg ada di zona sekolah ter sebut. Namun kepsek pada saat hendak di temui tak ada di kokasi sekolah.
Pihak guru pun mengarahkan ke pada salah seorang guru sebagai perwakilan kepsek.
Namun pak nurjaman sebagai wakil kep sek/ humas malah menegaskan terkait itu harus ke kepala sekolah langsung tegas nya..
Kami pun menunggu kehadiran kepsek,
Namun tak kunjung datang,,
Mengingat lamanya menunggu hampir satu jam di lobi kami pun meminta ijin untuk mendokumentasikan / memoto ter kait alokasi dana BOS yg ter pajang di dinding tembok SMPN 1 panjalu ini.
Setadi banding alokasi dana BOS ternyata banyak yg ga Belen dengan data yg di laporkan negara
Mengingat hal itu kami pun merasa heran dengan banayak nya per bedaan data.
Pihak kami segara mencari tau dengan meng konfirmasi komisariat SMP jona panjalu ini,
Kami segara meng hubungi pak Nanang selaku ketua komisariat wilayah itu
Namun kejelasan itu di arahkan langsung konfirmasi saja ke kepala sekolahnya tuturnya pia was up
Di karenakan pak Nanan sedang brada di kota bandung sedang ada kegiatan bimbingan balas pa Nanang.
Pihak kami di berikan No kontak kepsek panjalu.. Tentunya agar mempermudah memintai keterangan lebih lanjutnya.
Kejanggalan alokasi ini sangat mencolok.
Ter deteksi 318 000 000 ( tiga ratus delapan belas juta untuk alokasi biaya honorer ) anggaran sebesar itu untuk biaya honorer di persentaseukan dg jumlah pagu yg di terima hampir 50 persen
Kejanggalan ini tentunya ter lihat pada alokasi BOS yg di pajang ber beda lebih kecil jumlahnya dg data yg di kirim ke negara .
Pihak awak media sudah coba konfirmasi ter hadap kep sek SMPN 1 panjalu ini via wa
Di karenakan tak jumpa pada saat awak media ke lokasi..
Dugaan ini sangat merugukan negara tentunya.
Atas dasar hasil survei ke lokasi yg di nilai banyak kejanggalan
Alangkah baiknya dalam segi pemantawan pihak dinas lebih di perketat.
Banyak nya tindakan tindakan mark up data yg di temukan tentunya menjadi polemik di intansi dunia pendidikan
Anggaran Bos di gelontorkan untuk kemajuan sekolah bukan untuk ajang korupsi .
(Yudi)




.jpg)








