Ciamis,Infonasional news - Mengabarkan adanya dugaan mark up data di sekolah SDN 4 tanjung sukur.
Duga an ini mucul setelah awak media hadir ke lokasi sekolah dan melihat banyak nya peng gelembungan alokasi anggaran di intansi sekolah ter sebut.
Alokasi RKAS yg di umum kan secaranya tidak belence dg apa yg mereka laporkan ke negara.
Spj sekolah ber beda dan ter golong mark up data hingga puluhan juta, yg tentunya hal ini sangat merugikan keuangan negara.
Melihat banyaknya kejanggalan dalam peng alokasian dana tentunya secara pertangung jawaban pihak sekolah harus lah ber tangung jawab,, hal ini sangat tidak boleh,
Ibu eem selaku kepsek tentunya harus bertangung jawab dalam hal peng alokasian anggaran dana bos ter sebut
Mengjngat alokasi dana bos adalah untuk penunjang keberlangsungan dan perbaikan dalam giat belajar siswa. Dan tentunya bukan untuk kepentingan pribadi
Awak media sempat men dokumentasikan peng alokasian ter kait perencanaan alokasi dana bos ter sebut.
Dalam peng alokasian sekolah ini di duga fiktip dan mark up data ke negara.
Melihat kejanggalan ini awak media tentunya tak akan tinggal diam
Mengingat pendidikan merupakan program yg di prioritaskan dan sangat di utamakan oleh negara.
Namun di lapangan awak media menemukan kejanggalan di intansi ter sebut, di niai dg sengaja meng otak atik guna kepentingan pribadi.
Jumlah siswa 125 siswa
Dan alokasi bos 125 di kali 900 000
Jumlah alokasi bos di SDN ini menerima sekitar RP. 112 500 000
Alokasi bos di gelontorkan tentunya bukan untuk ajang bancakan para oknum
Alokasi dana bos seharusnya di pergunakan dg sebaik baiknya demi menunjang kelancaran di sarana pendi dikan.
Hal ini tentunya perlu di sikapi
Dinas terkait wajib lebih memperketat dalam. Segi pengawasannya, dalam peng guna an dana Bos.
(Yudi)




.jpg)








