Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya Tidak Responsif Terhadap Audiensi,Fortabes Ultimatum Akan Buat Aksi Demonstrasi

2/13/2026 | 05:15 WIB


Kabupaten Tasikmalaya | Infonasionalnews.my.id - Forum Tasikmalaya Bersatu (Fortabes) menyampaikan kekecewaan atas ketidakhadiran Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya dalam agenda audiensi yang telah dijadwalkan, Ketidakhadiran tersebut dinilai bukan sekadar persoalan absensi, melainkan mencerminkan sikap yang dianggap tidak profesional serta mengabaikan ruang klarifikasi publik. Kamis ( 12/02/2026 )

Ketua Fortabes, Ryan Nurfalah, menyatakan bahwa mangkirnya pimpinan dinas di tengah sorotan terhadap sejumlah isu strategis justru menambah tanda tanya di masyarakat. Menurutnya, pejabat publik semestinya hadir untuk memberikan penjelasan secara terbuka, terlebih ketika institusi yang dipimpinnya tengah menjadi perhatian.

“Jika memang tidak ada yang perlu ditutup-tutupi, seharusnya hadir dan memberikan penjelasan. Publik berhak mendapatkan informasi yang jelas. Ketidakhadiran ini justru memunculkan persepsi yang berkembang di tengah masyarakat,” ujar Ryan.

Fortabes menilai jabatan publik tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga mengandung tanggung jawab moral untuk menjunjung akuntabilitas dan transparansi. Dalam konteks pelayanan publik, keterbukaan dinilai sebagai kewajiban, bukan pilihan.

Sebagai tindak lanjut, Fortabes berencana melayangkan kembali surat resmi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya. Ryan menegaskan, apabila permintaan audiensi tidak direspons secara serius, pihaknya mempertimbangkan langkah lanjutan berupa aksi demonstrasi sebagai bentuk penyampaian aspirasi.

“Kami masih membuka ruang komunikasi. Namun jika tidak ada itikad baik untuk berdialog, maka kami akan menempuh langkah konstitusional,” tegasnya.

Situasi ini menambah sorotan terhadap tata kelola di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya. Masyarakat kini menunggu respons resmi dari pimpinan dinas guna menjawab berbagai pertanyaan yang berkembang.

Sementara itu, menanggapi polemik tersebut, Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya, Ucu Ano Lesmana, memberikan klarifikasi terkait pelaksanaan audiensi. Ia menyatakan bahwa surat pemberitahuan baru diterimanya sehari sebelum agenda berlangsung dan ditujukan kepada Bidang SMP.

“Saya awalnya tidak mengetahui akan ada audiensi, karena suratnya baru diterima kemarin dan ditujukan ke Bidang SMP,” ujar Ucu.

Dalam forum tersebut, Ucu mengaku mendapat pertanyaan langsung dari Ketua Fortabes terkait kewenangannya. Pertanyaan pertama menyangkut kapasitasnya sebagai Kepala Bidang SMP dalam memberikan jawaban sekaligus mempertanggungjawabkan pernyataan atas nama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya.

Pertanyaan kedua berkaitan dengan kewenangannya dalam mengambil kebijakan atas berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan dinas, termasuk isu lintas bidang yang dinilai kompleks.

Menanggapi hal itu, Ucu menegaskan bahwa dirinya siap memberikan penjelasan sepanjang persoalan yang dibahas berada dalam lingkup tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Bidang SMP.

Perkembangan selanjutnya masih dinantikan, terutama terkait sikap resmi pimpinan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya dalam merespons tuntutan keterbukaan yang disuarakan Fortabes.  (RST)
×
Berita Terbaru Update