-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Kapolda Jabar: Tindakan Tersangka Penyekapan Terlalu Sadis, Ditempatkan di Sel Khusus

6/24/2026 | 10:30 WIB
Bandung Infonasionalnews – Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) mengambil langkah khusus dalam menangani kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap seorang wanita berinisial YTR (29) yang diduga dilakukan oleh kekasihnya sendiri, Taufik Hidayat (30).

Setelah berhasil ditangkap di wilayah Majalaya, Kabupaten Bandung, tersangka langsung diamankan ke Mapolda Jabar dan ditempatkan di sel khusus dengan pengawasan ketat.

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan mengungkapkan, penempatan tersangka di sel khusus dilakukan untuk memastikan keamanan sekaligus memudahkan proses pemantauan selama penyidikan berlangsung.

"Kita akan lakukan penahanan di sel khusus yang sudah dipasang CCTV, berada sendiri, dan dalam pengawasan penuh petugas," ujar Irjen Pol Rudi Setiawan di Mapolda Jabar, Selasa (23/6/2026).

Sebelum menjalani pemeriksaan intensif, Taufik telah menjalani pemeriksaan kesehatan dan tes narkoba. Hasil tes menunjukkan tersangka negatif dari penggunaan narkotika. Namun, dalam keterangannya, ia mengakui sempat mengonsumsi minuman keras.

Meski demikian, berdasarkan hasil pemeriksaan medis, kondisi tersangka dinyatakan sehat dan siap menjalani proses hukum lebih lanjut.
Tidak hanya itu, Polda Jabar juga berencana melibatkan ahli kejiwaan untuk mendalami kondisi psikologis tersangka. Langkah tersebut diambil mengingat tindakan penyekapan dan penganiayaan yang dilakukan dinilai sangat tidak wajar.

"Tindakan yang dilakukan tersangka di luar kebiasaan seseorang terhadap pasangannya. Perilaku tersebut tergolong sangat sadis sehingga perlu dilakukan pendalaman dari sisi kejiwaan," kata Kapolda.

Dalam penyelidikan sementara, polisi memastikan tidak menemukan adanya pihak lain yang terlibat ataupun membantu pelarian tersangka selama menjadi buronan.

"Sementara tidak ada. Dari hasil penyelidikan, pergerakan tersangka dilakukan sendiri tanpa bantuan orang lain," tegasnya.

Sementara itu, kabar baik datang dari kondisi korban. Direktur SDM Pendidikan dan Penelitian Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Fitra Hergyana, menyampaikan bahwa kondisi YTR menunjukkan perkembangan positif.

Luka-luka yang dialami korban akibat penyekapan dan penganiayaan telah mendapatkan penanganan medis dan saat ini dalam tahap pemulihan.

RSHS juga telah membentuk tim multidisiplin yang terdiri dari dokter bedah plastik, penyakit dalam, dokter mata, serta sejumlah tenaga medis lainnya guna memastikan proses pemulihan korban berjalan optimal.

Kasus ini menjadi perhatian publik setelah terungkap dugaan penyekapan dan penganiayaan yang berlangsung dalam jangka waktu tertentu. Polda Jabar menegaskan akan mengusut tuntas perkara tersebut serta memberikan perlindungan maksimal kepada korban selama proses hukum berjalan.**
(Ivan Sukenda).
×
Berita Terbaru Update