OKU TIMUR, INFONASIONALNEWS.COM – Suasana haru menyelimuti Aula SDN 01 Sri Mulyo, Kecamatan Belitang Mulya, Kabupaten OKU Timur, Rabu (17/6/2026). Sekolah tersebut menggelar acara perpisahan dan pelepasan siswa-siswi Kelas VI Tahun Ajaran 2025/2026 yang berlangsung khidmat, sederhana, namun sarat makna.
Sebanyak 33 siswa dinyatakan lulus Ujian Sekolah Tahun 2026 dan secara resmi dilepas untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Mengusung tema “Mengukir Prestasi, Mewujudkan Mimpi, Berbakti kepada Negeri”, kegiatan ini menjadi penanda berakhirnya perjalanan enam tahun pendidikan dasar sekaligus awal langkah baru menuju masa depan yang lebih luas.
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, doa bersama, serta menyanyikan lagu Indonesia Raya yang diikuti seluruh peserta dengan penuh khidmat.
Momentum tersebut menjadi pengingat akan pentingnya nilai spiritual, nasionalisme, dan kebersamaan yang telah ditanamkan selama proses pendidikan.
Berbagai penampilan siswa turut memeriahkan acara, mulai dari pembacaan Asmaul Husna, puisi, lagu, hingga tari kreasi yang menampilkan bakat dan kreativitas peserta didik.
Hadir dalam kegiatan tersebut Perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten OKU Timur sekaligus Pengawas Sekolah Kecamatan Belitang Mulya, Rawuh, S.Pd., Kepala SDN 01 Sri Mulyo Zainul Hasan, S.Pd.I., Ketua K3S Kecamatan Belitang Mulya Saimin,S.Pd, komite sekolah, dewan guru, tenaga pendidik, orang tua wali murid, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Kepala SDN 01 Sri Mulyo, Zainul Hasan, S.Pd.I., menyampaikan bahwa momen perpisahan merupakan salah satu peristiwa penting dalam perjalanan pendidikan para siswa.
“Pada hari ini kami secara resmi menyerahkan kembali anak-anak kepada orang tua untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Kami juga memohon maaf apabila selama enam tahun mendidik masih terdapat kekurangan dan kesalahan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pendidikan bukan hanya menjadi tanggung jawab sekolah, melainkan tanggung jawab bersama antara guru, orang tua, dan masyarakat. Karena itu, ia berharap para lulusan terus menjaga semangat belajar, menghormati orang tua dan guru, serta mengamalkan nilai-nilai positif yang telah diperoleh selama di bangku sekolah dasar.
“Jangan pernah berhenti belajar. Teruslah mengejar cita-cita dan jadilah generasi yang membanggakan keluarga, sekolah, dan bangsa,” tambahnya.
Perwakilan wali murid, Suyadi, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh dewan guru yang telah membimbing anak-anak mereka selama enam tahun.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada bapak dan ibu guru yang telah mendidik anak-anak kami dengan penuh kesabaran. Jika selama ini terdapat kesalahan dari anak-anak kami, kami juga memohon maaf,” katanya.
Ia berharap para siswa dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan meraih kesuksesan di masa depan.
Sementara itu, Wali Kelas VI, Nursidah, S.Pd., mengaku memiliki banyak kenangan selama mendampingi para siswa.
“Anak-anak kami hari ini telah sampai di penghujung perjalanan mereka di sekolah dasar. Kami mohon maaf apabila selama mendidik terdapat kesalahan, baik dalam perkataan maupun sikap,” ungkapnya.
Ia juga berpesan agar para siswa terus belajar, menjaga akhlak, serta selalu menghormati orang tua dan guru, karena doa keduanya menjadi salah satu kunci keberhasilan di masa depan.
Perwakilan siswa Kelas VI, Fina Lutfiana Dewi, juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh guru dan orang tua yang telah mendampingi mereka sejak awal menempuh pendidikan.
“Dari yang awalnya belum bisa apa-apa, hari ini kami sudah bisa membaca, menulis, dan lebih percaya diri. Terima kasih kepada bapak dan ibu guru serta orang tua yang selalu membimbing dan mendoakan kami,” ucap mereka dengan suara terbata-bata.
Mereka berjanji akan terus belajar dengan giat dan menjadikan perpisahan ini sebagai awal untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Dalam kesempatan yang sama, Pengawas Sekolah Kecamatan Belitang Mulya, Rawuh, S.Pd., SD, menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga pembentukan karakter.
Menurutnya, sikap sopan santun, disiplin, menghormati orang tua, dan kepedulian terhadap sesama merupakan bekal utama dalam menghadapi masa depan.
Ia juga mengingatkan pentingnya pengawasan penggunaan gawai di kalangan anak-anak agar teknologi dimanfaatkan secara positif.
“Gunakan teknologi untuk hal-hal yang bermanfaat, bukan yang merugikan. Peran orang tua sangat penting dalam mengawasi dan membimbing anak-anak,” tegasnya.
Puncak acara berlangsung penuh haru saat prosesi pengalungan medali dan penyerahan piagam penghargaan kepada para siswa. Satu per satu siswa maju ke depan menerima penghargaan yang diserahkan oleh kepala sekolah, pengawas, serta wali kelas VI, disambut tepuk tangan dan haru dari para orang tua.
Suasana semakin menyentuh ketika siswa Kelas VI membawakan lagu perpisahan. Alunan musik yang syahdu dan penghayatan para siswa membuat banyak guru dan wali murid tak kuasa menahan air mata.
Tangis haru semakin pecah saat puisi perpisahan dibacakan oleh guru dalam prosesi sungkeman. Ruangan mendadak hening. Satu per satu wali murid terlihat menyeka air mata, sementara para siswa memeluk erat orang tua mereka.
Momen penuh cinta, pengorbanan, dan rasa syukur itu menjadi pemandangan yang sangat menyentuh.
Pelukan hangat antara anak dan orang tua, diiringi lantunan puisi yang menggetarkan perasaan, menjadikan suasana semakin emosional. Banyak hadirin larut dalam haru, mengenang perjalanan enam tahun yang telah dilalui bersama di bangku sekolah dasar.
Acara perpisahan SDN 01 Sri Mulyo berlangsung tertib, lancar, dan penuh makna. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama seluruh siswa, guru, orang tua, serta tamu undangan.
Pihak sekolah berharap para lulusan dapat melanjutkan pendidikan dengan semangat baru serta menjadi generasi yang berakhlak mulia, berprestasi, dan mampu membawa kebanggaan bagi keluarga, daerah, bangsa, dan negara.
SDN 01 Sri Mulyo juga menegaskan komitmennya untuk terus mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Reporter: Agustian
Editor: Info Nasional News

.jpg)








