-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

MPLS Ramah Anak Dimulai, Sekda Bandung Tegaskan Sekolah Harus Jadi Rumah Kedua yang Membahagiakan

7/13/2026 | 19:43 WIB

Bandung Infonasionalnews – Pemerintah Kota Bandung menegaskan komitmennya menghadirkan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan ramah anak. Hal itu ditunjukkan melalui peninjauan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) hari pertama tahun ajaran 2026/2027 oleh Sekretaris Daerah Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain, di SD Negeri 001 Merdeka dan SMP Negeri 5 Bandung, Senin (13/7/2026).

Dalam kunjungannya, Iskandar menegaskan bahwa pelaksanaan MPLS saat ini harus meninggalkan praktik perpeloncoan yang selama ini identik dengan orientasi sekolah di masa lalu. Menurutnya, MPLS harus menjadi pengalaman pertama yang menyenangkan bagi peserta didik baru sehingga mereka merasa aman, diterima, dan siap mengikuti proses belajar.

"Anak-anak datang ke sekolah dengan zamannya sendiri. MPLS bukan lagi ajang ospek atau perpeloncoan. Yang harus dibangun adalah suasana yang menyenangkan, membentuk karakter, dan membuat mereka merasa nyaman berada di sekolah," ujar Iskandar.

Ia mengucapkan selamat kepada seluruh siswa baru beserta para orang tua yang memulai perjalanan pendidikan di tahun ajaran baru. Menurutnya, hari pertama sekolah merupakan langkah awal untuk membangun semangat belajar sekaligus mewujudkan cita-cita anak di masa depan.

Lebih jauh, Iskandar menyoroti pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental peserta didik. Ia menyebut sekolah memiliki peran strategis dalam menciptakan lingkungan yang mampu memberikan rasa aman dan kebahagiaan bagi anak-anak.

"Di tengah meningkatnya persoalan kesehatan mental pada anak, sekolah harus menjadi tempat yang membuat mereka bahagia. Sekolah harus menjadi rumah kedua setelah rumah bersama orang tua," katanya.

Iskandar juga mengapresiasi konsep MPLS di SDN 001 Merdeka yang melibatkan siswa kakak kelas dalam menyambut peserta didik baru. Menurutnya, pendekatan tersebut mampu menciptakan suasana kekeluargaan sekaligus membantu siswa baru lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan sekolah.

Selain memastikan pelaksanaan MPLS berjalan sesuai prinsip ramah anak, Pemerintah Kota Bandung juga berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan melalui penguatan anggaran serta perbaikan sarana dan prasarana sekolah.

"Kami akan terus mendukung pendidikan, baik dari sisi anggaran maupun infrastruktur. Apa yang masih perlu diperbaiki akan menjadi perhatian agar proses belajar mengajar semakin nyaman," ujarnya.

Usai meninjau SDN 001 Merdeka, Iskandar melanjutkan kunjungan ke SMP Negeri 5 Bandung. Di hadapan para siswa baru, ia mengajak mereka bangga menjadi bagian dari salah satu sekolah unggulan di Kota Bandung sekaligus memanfaatkan kesempatan belajar dengan sebaik-baiknya.

Ia kembali menegaskan bahwa tidak ada lagi ruang bagi praktik hukuman maupun intimidasi dalam kegiatan MPLS. Sebaliknya, siswa baru harus didampingi oleh kakak-kakak OSIS agar lebih mudah mengenal lingkungan sekolah.

"Sekarang tidak ada lagi yang namanya dipojokkan atau perpeloncoan. Anak-anak harus dibimbing agar merasa nyaman dan percaya diri selama berada di sekolah," tegasnya.

Kepala SD Negeri 001 Merdeka, Sri Winggowati, mengatakan keberhasilan pendidikan hanya dapat terwujud melalui kolaborasi antara sekolah dan keluarga. Menurutnya, guru dan orang tua memiliki peran yang saling melengkapi dalam membentuk karakter anak.

"Kami menerima amanah dari orang tua untuk mendidik anak-anak selama berada di sekolah. Namun pendidikan tidak bisa berjalan sendiri. Sinergi antara sekolah dan keluarga menjadi kunci keberhasilan anak," katanya.

Ia juga mengajak seluruh peserta didik baru membiasakan hidup disiplin, menghormati guru, menjaga kebersihan, serta memiliki semangat belajar sebagai bekal selama menempuh pendidikan di sekolah.

Sementara itu, mewakili para orang tua siswa, Ayahanda Alzaidan menyampaikan apresiasi dan kepercayaan kepada SDN 001 Merdeka dalam mendampingi perkembangan putra-putri mereka.

"Kami menitipkan putra-putri kami kepada Bapak dan Ibu guru untuk dibimbing menjadi anak yang berakhlak baik, disiplin, percaya diri, dan semangat belajar. Kami percaya pendidikan terbaik lahir dari kerja sama antara sekolah dan orang tua," ujarnya.

Pelaksanaan MPLS tahun ajaran 2026/2027 di Kota Bandung menjadi cerminan perubahan paradigma pendidikan yang lebih humanis. Tidak lagi berorientasi pada tekanan, MPLS kini diarahkan menjadi ruang yang membangun karakter, memperkuat kesehatan mental, dan menjadikan sekolah sebagai rumah kedua yang aman, nyaman, serta membahagiakan bagi setiap peserta didik.**(Ivan Sukenda).
×
Berita Terbaru Update