Ciamis,INFONASIONALNEWS - Tgl 29-9-2024 tiem awaCNNk media adakan surpai ke setiap intansi sekolah,
Maraknya wacana alokasi dana bos yg menjerat para oknum kepsek juga operator juga bendahara di media sosial menjadi suatu wacana ter ending topik dan hangat di bicarakan,,
Mengingat hal itu tiem infonasional News Ciamis beserta rekan media lainnya ikut serta dg sigap mengawal dan memonitoring hal tersebut.
Mengingat aloksi bos seolah menjadi santapan daging segar bagi para oknum di intansinya..
Guna menyisir angka angka penyimpangan alokasi dana bos,, para media sepakat lebih memperketat pengawasan di zona wilyah.
Besar harapannya sarana dunia pendidikan dalam segi penggunaan dana bos lebih ter arah dan benar benar terasa di setiap intansi sekolah
Namun lain halnya awak media menemukan di salah satu intansi sekolah yg menurut dalam segi pandang media ber beda Dan ter golong wajib di pertanyakan tentang peng alokasiannya.
Awak media melihat kelainan data Di SMPN 2 jatinagara ini
Dalam pengawasan kami dalam mewakili masyarakat tentunya di sekolah ter sebut kenapa janggal,,, tentunya ini menjadi sebuah pertanyaan besaar...
Pada taun 2023 SMPN 2 jati nagara yg Di kepalai oleh bapa, ii karna gandari memiiki jumlah siswa 154 yg ter daptar di kementrian pendidikan
Dan mendapatkan aloksi bos sebesar 169400 000
Namun awak media melihat tidak adanya Di RKAS Sekolah tersebut di cantumkan jumlah siswanya
Lanjut pula alokasi dana bos ko kenapa jumlah nya tidak sesuai dg jumlah siswa pada taun 2023 yaitu sebanyak 154 Siswa
Dg bukti di papan inpormasi bos yg secara nya pertangung jawaban sebagai seorang kepala sekolah hanya ter cantum RP 58127600
Sungguh ironis melihat hal ini dan betapa mirisnya,
Papan inpormasi yg sejatinya untuk ruang keter bukaan publik sejatinya menjadi sebuah pembohongan publik
Tidak adanya pengesahan di RKAS ini secaranya pertangung jawaban baik itu tanda tangan Komite sekolah
Juga kepsek , juga bendahara.
Itu tidak di tanda tangan semuanya.
Besarnya alokasi bos di SpJ
Sekoalah turun secaranya sesuai dg data siswa yg ada
Tapi kenapa di RKAS jumlahnya tidak sesuai..
Para media pun sempat bertemu dg kepsek pada saat kunjungan, namun sayang di lokasi sinyal tidak mendukung
Namun sempat mempertanyakan hal itu ter hadap kepsek..
Pak bapa sudah Lama di sekolah ini?
Kepsek jawab saya baru 4 bulan tegasnya di sekolah ini
Ada yg janggal rasanya dg ucapan kepsek tadi
Beliaw menegaskan baru 4 bulan sebelum 2024
Tapi ko di SPJ pertangung jawabanya jelas ..
Kepsek menjabat sejak taun 2023 ..
Ketimpangan pada saat di kompirmasi demikian adanya
Mengingat dengan adanya bukti bukti di lapangan
Dan adanya praduga kejanggalan tentunya hal ini tidak benar.
Tentunya wajib di pertanyakan kebenaran nya.
Hilangnya dana aloksi menurut pantowan awak media berbekal bukti Di RKAS
Wajib hukum nya apa bila ada penggelapan Dana di intansi ini untuk segara di laporkan ke APH / kPK
Demi kebaikan di sarana dunia pendidikan tentunya besar harapan nya
Para intansi terkait lebih Di perketat segi pengwasannya
Di intasi ini.
Masyarakat sebagai penerima manfaat menginginkan Yb ter baik tentunya
Benar di kacamata kedinasan
Benar pula di kacamata pandangan masyarakat tentunya.
Jangan benar menurut dinas
Tidak benar menurut segi pandang masyarakat.
Alokasi dana bos sejatinya di pergunakan untuk keber langsungan siswa dalam menempuh pendidikan,
Bukan untuk ajang bancakan para oknum Dan bukan untuk kepentingan pribadi tentunya.
( yudi)
.jpg)

.jpg)

.jpg)








