Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Sekda Jabar: Integritas Tak Bisa Ditawar, Fondasi Utama “Jawa Barat Istimewa”

4/11/2026 | 11:00 WIB

*Bandung Infonasionalnews– Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan bahwa integritas bukan sekadar slogan, melainkan fondasi utama dalam mewujudkan visi **“Jawa Barat Istimewa”** di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi.

Penegasan itu disampaikan Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman, saat menghadiri seminar integritas yang digelar DPD Korps Alumni KNPI Jawa Barat bersama Komisi Pemberantasan Korupsi di Gedung Merdeka, Jumat (10/4/2026).

> “Tidak ada tawar-menawar soal integritas. Di bawah kepemimpinan Pak Gubernur, kecepatannya sangat tinggi. Harapan kami, cepat sampai dan selamat,” tegas Herman.

---

## **Kecepatan Pembangunan Harus Diimbangi Kejujuran**

Herman menekankan, percepatan pembangunan yang tengah digenjot Pemprov Jabar tidak boleh mengorbankan aspek keselamatan dan tata kelola yang bersih. Justru, menurutnya, semakin tinggi laju pembangunan, semakin besar pula tuntutan terhadap integritas aparatur.

Ia mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan bukan hanya diukur dari cepatnya realisasi program, tetapi juga dari proses yang transparan dan akuntabel.

> “Kecepatan itu penting, tapi harus dibarengi dengan keselamatan dan kejujuran. Jangan sampai cepat, tapi mengabaikan prinsip integritas,” ujarnya.

---

## **Seminar Jadi Ruang Penguatan Nilai Antikorupsi**

Kegiatan seminar yang melibatkan unsur pemuda, organisasi, serta lembaga negara ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat nilai-nilai antikorupsi di tengah masyarakat.

Kolaborasi antara KNPI dan KPK dinilai penting dalam membangun kesadaran kolektif, khususnya generasi muda, agar tidak hanya memahami bahaya korupsi, tetapi juga aktif menjadi agen perubahan.

---

## **Integritas sebagai Kunci Kepercayaan Publik**

Dalam konteks pemerintahan, Herman menegaskan bahwa integritas adalah kunci utama menjaga kepercayaan publik. Tanpa itu, berbagai program pembangunan berisiko kehilangan legitimasi di mata masyarakat.

Pemprov Jabar, lanjutnya, berkomitmen menjadikan nilai integritas sebagai budaya kerja, bukan sekadar formalitas administratif.

> “Kalau integritas kuat, maka kepercayaan publik akan terjaga. Itu modal utama untuk mewujudkan Jawa Barat yang istimewa,” pungkasnya.

---

### **Catatan Redaksi**

Di tengah dorongan percepatan pembangunan, pesan Sekda Jabar menjadi pengingat penting: kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh kecepatan, tetapi juga oleh integritas yang menopangnya. Tanpa itu, visi besar bisa kehilangan arah.(Ivan Sukenda).**
×
Berita Terbaru Update