Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Dua Pelaku Curanmor, dan Pelaku Penembak Brigadir Arya Supena Ditangkap, Satu Pelaku Tewas Karena Melawan

5/15/2026 | 19:46 WIB

Lampung, Infonasionalnews.my.id

Pelarian Bahroni alias Roni akhirnya tamat. Pria yang diduga menjadi eksekutor penembakan Bripka Anumerta Arya Supena itu tewas ditembak aparat dalam penggerebekan di kawasan Teluk Hantu, Desa Pagar Jaya, Kecamatan Punduh Pidada, Kabupaten Pesawaran, Jumat (15/5/2026) dini hari.


Operasi senyap itu digelar sekitar pukul 05.00 WIB oleh tim gabungan Polda Lampung bersama Intel Brimob, Polresta Bandar Lampung, Polres Lampung Timur, dan Polres Pesawaran. Aparat bergerak setelah melacak keberadaan pelaku yang beberapa hari terakhir berpindah-pindah lokasi persembunyian.


Bahroni diduga sebagai sosok yang menembak Brigadir Anumerta Arya Supena menggunakan senjata api milik korban yang sebelumnya dirampas saat kejadian.

Sebelum Bahroni dilumpuhkan, polisi lebih dulu menangkap Hamli (27), pria yang diduga menjadi joki sepeda motor saat aksi penembakan berlangsung. 


Hamli diamankan dalam penggerebekan di wilayah Jabung, Lampung Timur, pada Senin (11/5), setelah ditembak di bagian kaki karena diduga berusaha melawan petugas.


Kapolda Lampung, Helfi Assegaf, mengatakan kedua pelaku sempat melarikan diri usai penembakan dan bersembunyi di rumah Hamli di Desa Sidodadi, Kecamatan Teluk Pandan, Pesawaran.


“Di lokasi itu diduga senjata api milik korban sempat disembunyikan dan kemudian digunakan pelaku untuk menembak anggota kami,” kata Helfi dalam konferensi pers di Mapolda Lampung, Jumat pagi.


Dalam pengungkapan kasus ini, aparat turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya sepeda motor yang digunakan pelaku, helm, rekaman CCTV, hingga senjata api milik almarhum Bripka Arya Supena yang sebelumnya sempat dibuang di kawasan Pesawaran.


Kematian Bripka Anumerta Arya Supena sebelumnya memicu perhatian luas publik Lampung. Anggota Satintelkam Polda Lampung itu gugur saat menjalankan tugas dalam pengungkapan kasus kriminal yang berkaitan dengan pencurian kendaraan bermotor.


Meski dua pelaku utama telah berhasil dilumpuhkan dan diamankan, polisi memastikan penyelidikan belum berhenti. Aparat kini memburu kemungkinan pelaku lain serta menelusuri jaringan curanmor yang diduga terlibat dalam aksi tersebut.

Kasus ini kembali membuka wajah keras kejahatan jalanan di Lampung. 


Di balik maraknya aksi curanmor, aparat menilai ada persoalan sosial yang lebih besar, mulai dari pengangguran, penyalahgunaan narkoba, hingga minimnya pembinaan di lingkungan masyarakat.(Red) 

×
Berita Terbaru Update