Bandung Infonasionalnews — Program “Kekasih” atau Kerja Bakti Kamis Bersih yang digagas Kodim 0618/Kota Bandung kembali digelar. Kali ini, kegiatan dipusatkan di kawasan Taman Kolam, Kelurahan Ciumbuleuit, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung, Kamis (21/5/2026).
Kegiatan yang dipimpin langsung Danramil 1808/Coblong–Cidadap Kapten CBA Agus Widarba itu menjadi bentuk nyata dukungan terhadap Program Gerakan Indonesia Asri yang digaungkan Presiden RI Prabowo Subianto.
Sekitar 100 personel terlibat dalam aksi bersih-bersih tersebut. Mereka terdiri dari unsur TNI sebanyak 32 personel dari 14 Koramil jajaran Kodim 0618/Kota Bandung, 30 anggota Gober, 30 warga masyarakat, 15 ASN Kecamatan Cidadap, serta 5 anggota Linmas.
Kegiatan dilengkapi berbagai sarana pendukung seperti masker, sarung tangan, plastik sampah, sapu, cangkul, sabit, golok, sekop hingga kendaraan pengangkut sampah roda tiga dan roda empat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kaur Ops Kodim 0618/Kota Bandung Kapten Czi Asep Nurgani, Camat Cidadap Maulana Fatahudin, STP., M.Si., Lurah Ciumbuleuit Franky, SH., MM., jajaran kelurahan, Babinsa, kader lingkungan, LPM, hingga warga RW 04.
Ajak Warga Jaga Kebersihan Lingkungan
Kegiatan diawali apel pengecekan personel di depan Kelurahan Ciumbuleuit. Dalam amanatnya, Kapten Czi Asep Nurgani mengajak seluruh peserta untuk bekerja dengan penuh semangat demi mewujudkan Kota Bandung yang bersih dan nyaman.
“Laksanakan kegiatan ini dengan ikhlas dan maksimal. Semoga apa yang kita lakukan hari ini menjadi ladang pahala sekaligus membawa manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Danramil 1808/Coblong–Cidadap Kapten CBA Agus Widarba mengatakan kegiatan “Kekasih” merupakan tindak lanjut arahan pimpinan TNI dari Mabesad, Kodam hingga Kodim dalam mendukung program Indonesia Asri.
Menurutnya, keberadaan Taman Kolam harus dijaga agar kembali menjadi ruang publik yang nyaman bagi warga untuk berolahraga, jalan santai hingga aktivitas positif lainnya.
“Kami ingin taman ini kembali bersih dan bisa dimanfaatkan masyarakat. Harapannya setelah dibersihkan, masyarakat juga ikut menjaga dan merawat lingkungan secara bersama-sama,” ungkap Kapten Agus.
Ia menegaskan, program Kamis Bersih akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan di berbagai wilayah Kota Bandung sebagai bentuk kepedulian terhadap persoalan sampah dan lingkungan.
Kolaborasi TNI, Pemerintah dan Warga
Pihak Kecamatan Cidadap mengapresiasi keterlibatan TNI dalam mendukung kebersihan lingkungan. Menurut pihak kecamatan, kolaborasi antara Koramil, kelurahan, RW, RT, Linmas, Gober dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam membangun budaya gotong royong.
Selain membersihkan taman dan jalan lingkungan, pemerintah kewilayahan juga terus mengedukasi warga terkait pengelolaan sampah mandiri di tingkat rumah tangga.
Masyarakat didorong untuk memilah sampah organik, anorganik dan residu. Sampah organik diharapkan dapat diolah mandiri melalui metode kompos maupun lubang biopori, sementara sampah anorganik dapat dimanfaatkan melalui bank sampah.
“Isu persampahan menjadi persoalan strategis saat ini. Karena itu masyarakat harus mulai sadar memilah dan mengelola sampah dari rumah masing-masing,” ujar salah satu perwakilan Kecamatan Cidadap.
Kegiatan kerja bakti yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB tersebut berjalan aman dan penuh antusiasme warga. Kehadiran TNI di tengah masyarakat pun diharapkan mampu menjadi penggerak semangat gotong royong dan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan di Kota Bandung.(Ivan Sukenda).**
.jpg)








