Bandung Infonasionalnews – Polrestabes Bandung menunjukkan kesiapan penuh dalam mengawal jalannya aksi penyampaian aspirasi yang dilakukan Elemen Cipayung Plus di depan Kantor DPRD Jawa Barat, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin (22/6/2026).
Pengamanan dipimpin langsung oleh Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Dedi Supriyadi, S.I.K., didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU) Polrestabes Bandung. Apel pengamanan juga dihadiri unsur TNI, Brimob, Kodim Kota Bandung, Lanal Kota Bandung, jajaran Polsek, serta para Perwira Pengendali (Padal) yang bertugas mengawal jalannya kegiatan di lapangan.
Dalam operasi pengamanan tersebut, sebanyak 2.617 personel gabungan diterjunkan. Kekuatan pengamanan terdiri dari personel Polrestabes Bandung, Polda Jawa Barat, TNI, serta instansi terkait lainnya yang bersinergi untuk memastikan aksi berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Kapolrestabes Bandung menegaskan bahwa pengamanan dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat sekaligus menjamin hak warga negara dalam menyampaikan pendapat di muka umum sesuai ketentuan yang berlaku.
Usai pelaksanaan apel, seluruh unsur pengamanan mengikuti Tactical Wall Game (TWG) yang dipimpin Kabag Ops Polrestabes Bandung, AKBP Dr. H. Asep Saepudin, S.Pd., M.H. Kegiatan ini bertujuan menyamakan persepsi, pola tindak, serta langkah-langkah strategis di lapangan guna mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi selama aksi berlangsung.
Melalui TWG, setiap personel diberikan pemahaman terkait titik-titik pengamanan, prosedur penanganan situasi, hingga mekanisme koordinasi lintas instansi. Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan pengamanan berjalan profesional, humanis, dan terukur.
Kehadiran ribuan personel gabungan ini mencerminkan komitmen aparat keamanan dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus memastikan aktivitas masyarakat di sekitar lokasi aksi tetap berjalan normal.
Seluruh rangkaian kegiatan pengamanan berlangsung aman dan tertib. Situasi di sekitar Kantor DPRD Jawa Barat terpantau kondusif, sementara aparat tetap bersiaga untuk memberikan pelayanan dan menjaga keamanan hingga seluruh rangkaian aksi selesai dilaksanakan.
"Pengamanan yang matang, koordinasi yang kuat, dan pendekatan humanis menjadi kunci keberhasilan aparat dalam mengawal penyampaian aspirasi masyarakat secara damai dan tertib di Kota Bandung." (Ivan Sukenda).**

.jpg)








