-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

KDM Jenguk Korban Penyiksaan 3 Tahun di Bandung, Dedi Mulyadi Pastikan Seluruh Biaya Pengobatan Ditanggung Hingga Sembuh

6/22/2026 | 19:45 WIB

Bandung, Infonasionalnews – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menunjukkan kepeduliannya terhadap korban dugaan penyekapan dan penganiayaan yang terjadi di Kabupaten Bandung dengan menjenguk langsung YTR (29) di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Senin (22/6/2026).

Kedatangan Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM menjadi perhatian publik di tengah menguatnya sorotan terhadap kasus dugaan penyiksaan yang disebut berlangsung selama tiga tahun. Ia tiba di rumah sakit sekitar pukul 15.42 WIB dan langsung menuju ruang perawatan korban.

Saat tiba di lokasi, Dedi belum banyak memberikan komentar kepada awak media. "Nanti dulu, mau ke dalam," ujarnya singkat sebelum menemui korban dan keluarganya.

Namun setelah melakukan kunjungan, Dedi memastikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat hadir untuk memberikan perlindungan dan bantuan penuh kepada korban. Ia menegaskan seluruh biaya pengobatan YTR akan ditanggung hingga proses pemulihan selesai.

> “Seluruh biayanya saya tanggung sampai selesai,” tegas Dedi.



Menurutnya, keluarga korban tidak perlu lagi memikirkan persoalan biaya rumah sakit maupun mencari bantuan dari berbagai pihak karena seluruh kebutuhan pengobatan telah dijamin.

> “Jadi nggak usah lagi nyari ke BPJS ke mana-mana, saya tanggung. Jadi nggak usah sibuk lagi keluarganya,” katanya.



Kondisi Korban Memprihatinkan

Kasus yang menimpa YTR menyita perhatian masyarakat setelah terungkap dugaan penyekapan dan penganiayaan yang dilakukan oleh seorang pria berinisial T (30), yang hingga kini masih dalam pengejaran aparat kepolisian.

Sebelumnya, anggota Komisi VIII DPR RI, Atalia Praratya, juga telah menjenguk korban dan menyampaikan keprihatinan mendalam atas tragedi kemanusiaan tersebut.

Menurut Atalia, kondisi korban sangat memprihatinkan. YTR mengalami luka serius di sejumlah bagian tubuh akibat dugaan kekerasan yang berlangsung dalam waktu lama. Selain mengalami penderitaan fisik, korban juga disebut kehilangan sejumlah harta benda dengan nilai kerugian mencapai puluhan juta rupiah.

> “Kita dikejutkan oleh sebuah tragedi kemanusiaan yang luar biasa keji di daerah Kabupaten Bandung,” ujar Atalia.



Ia menilai kasus tersebut menjadi pengingat penting bahwa kekerasan terhadap perempuan harus mendapat perhatian serius dari seluruh pihak.

Keluarga Korban Juga Diberi Bantuan

Tidak hanya menjamin biaya pengobatan, Dedi Mulyadi juga memberikan bantuan langsung kepada keluarga korban agar dapat fokus mendampingi proses pemulihan tanpa terbebani kebutuhan ekonomi sehari-hari.

Menurut Dedi, negara harus hadir ketika masyarakat menghadapi musibah besar dan membutuhkan pertolongan.

> “Keluarganya sudah saya bekali. Selama menunggu dan merawat anaknya, mereka tidak perlu lagi pusing memikirkan kebutuhan rumah tangga,” ujarnya.



Ia juga memastikan tidak perlu ada penggalangan dana terbuka untuk membantu korban karena seluruh kebutuhan penanganan telah menjadi tanggung jawab pemerintah.

> “Tidak usah perlu ada open donation. Pemerintah Provinsi Jawa Barat bertanggung jawab terhadap warganya,” tegasnya.



Polisi Masih Memburu Pelaku

Sementara itu, penanganan hukum kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan tersebut masih terus berjalan. Aparat kepolisian dari Polda Jawa Barat saat ini masih melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku yang diketahui berinisial T.

Kasus ini menjadi perhatian luas masyarakat karena diduga melibatkan tindakan kekerasan berkepanjangan yang mengakibatkan korban mengalami penderitaan fisik dan psikologis berat.

Di tengah proses hukum yang masih berlangsung, dukungan pemerintah terhadap pemulihan korban diharapkan dapat membantu YTR memperoleh perawatan terbaik sekaligus menjadi bukti kehadiran negara dalam melindungi warganya yang menjadi korban tindak kekerasan.**
(Ivan Sukenda)
×
Berita Terbaru Update