Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

KH. Bodro Sutrisno: Haji Mabrur Balasannya Surga, Hilangkan Kesombongan dan Perkuat Iman serta Taqwa

6/07/2026 | 16:28 WIB

OKU TIMUR, INFONASIONALNEWS – Suasana penuh khidmat dan rasa syukur mewarnai acara Tasyakuran Haji (Walimatun Naqi) yang digelar oleh H. Daryanto dan Hj. Siti Aminah di kediamannya di Desa Sumber Harapan, Kecamatan Belitang II, Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan, Minggu (07/06/2026).



Acara yang juga menjadi ajang silaturahmi masyarakat ini dihadiri para ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, kepala desa, perangkat desa, serta ratusan tamu undangan yang mendoakan agar H. Daryanto dan Hj. Siti Aminah menjadi haji dan hajah yang mabrur.



Rangkaian kegiatan dimulai dengan lantunan hadroh dan sholawat, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an serta tausiyah keagamaan yang menambah kekhusyukan acara.



Dalam sambutannya, H. Daryanto, yang juga menjabat Kepala Desa Sumber Harapan, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan doa dan dukungan selama dirinya menunaikan ibadah haji.




“Saya atas nama pribadi dan keluarga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Desa Sumber Harapan dan semua pihak yang telah mendoakan kami. Berkat doa bapak dan ibu sekalian, perjalanan ibadah haji dari keberangkatan hingga kembali ke tanah air berjalan lancar, diberikan kesehatan, keselamatan, serta kemudahan dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah,” ujar H. Daryanto.



Ia menambahkan, selama kurang lebih 40 hari berada di Tanah Suci, dirinya bersama istri dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dalam kondisi sehat tanpa kendala berarti.


“Semoga bapak dan ibu semua yang belum berkesempatan menunaikan ibadah haji, kelak diberikan kemudahan dan rezeki oleh Allah SWT untuk menjadi tamu-Nya di Baitullah,” harapnya.



Pada kesempatan tersebut, H. Daryanto juga berbagi pengalaman spiritual selama berada di Makkah dan Madinah. Ia menegaskan bahwa seluruh kemudahan yang dirasakan tidak lepas dari doa masyarakat yang terus mengiringi perjalanan mereka.



Sementara itu, tausiyah agama disampaikan oleh KH. Bodro Sutrisno dari Sungai Belida, Kabupaten OKI. Dalam ceramahnya, ia menekankan bahwa ibadah haji merupakan penyempurna rukun Islam dan menjadi salah satu bentuk ketaatan tertinggi kepada Allah SWT.



“Haji yang mabrur balasannya tidak lain adalah surga. Haji mengajarkan manusia untuk menghilangkan kesombongan, meningkatkan ketakwaan, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT,” ungkap KH. Bodro Sutrisno.



Ia juga mengajak jamaah untuk membiasakan diri melaksanakan shalat tahajud, memperbanyak doa dan zikir, serta terus meningkatkan kualitas ibadah dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, salah satu puncak ibadah haji adalah saat wukuf di Arafah, di mana setiap muslim memiliki kesempatan terbaik untuk bermuhasabah, memohon ampunan, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.



“Ketika seseorang kembali dari Tanah Suci dengan hati yang bersih dan penuh keikhlasan, maka ia seperti bayi yang baru dilahirkan. Itulah makna haji mabrur yang sesungguhnya,” tuturnya.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut KH. Bodro Sutrisno, KH. Syaikhoni Hasyim, Kyai Dimyati Ismail, KH. Syarwani Azis, Kyai Muslim, Kyai Ahmad Waris, Ustaz Mahfudzin, Agus Hadi Imam Sibawaih, Agus Atok Nasrullah, para ustaz dan ustazah, tokoh masyarakat, tokoh adat, alim ulama, ibu-ibu hajah, perangkat desa, serta tamu undangan lainnya.


Acara berlangsung dengan penuh kehangatan dan kebersamaan, kemudian ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur atas kelancaran ibadah haji yang telah dilaksanakan.


Reporter: Agustian
Editor: Info Nasional News
×
Berita Terbaru Update