Infonasionalnews.my.id,Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat – Terkait sorotan mengenai pelaksanaan pekerjaan pembangunan Puskesmas Sukaratu yang diduga tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD), pihak pelaksana pekerjaan memberikan klarifikasi kepada sejumlah awak media.
Menurut pihak pelaksana, penggunaan APD bagi para pekerja telah menjadi perhatian dalam pelaksanaan proyek. Namun, di lapangan masih ditemukan beberapa pekerja yang tidak mengenakan APD secara lengkap. Pihak kontraktor mengaku akan terus melakukan pengawasan dan mengingatkan para pekerja agar mematuhi standar keselamatan kerja sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain itu, pihak pelaksana juga menjelaskan bahwa sumber anggaran pembangunan Puskesmas Sukaratu berasal dari Dana Alokasi Umum (DAU) yang dialokasikan oleh pemerintah untuk mendukung pembangunan dan peningkatan fasilitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk melaksanakan pekerjaan sesuai dengan spesifikasi teknis dan aturan yang berlaku, termasuk penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lingkungan proyek,” ujar toto saat di temui awak media Rabu, (17/6/2026)
Pembangunan Puskesmas Sukaratu diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kecamatan Sukaratu dan sekitarnya.
Sementara itu, masyarakat berharap proses pembangunan dapat berjalan dengan baik, memperhatikan aspek keselamatan kerja, serta selesai sesuai target yang telah ditetapkan.
Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan informasi yang beredar di masyarakat dapat menjadi lebih jelas dan seluruh pihak dapat bersama-sama mengawasi pelaksanaan pembangunan agar berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. (UR)

.jpg)








