Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Penguatan Karakter Keluarga Berbasis Pancasila Digelar Di Belitang II.

7/24/2025 | 15:20 WIB

OKU TIMUR, SUMATERA SELATAN/INFONASIONALNEWS – Dalam upaya memperkuat ketahanan ideologi bangsa melalui jalur keluarga, Pemerintah Kecamatan Belitang II, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, menggelar kegiatan Sosialisasi Penumbuhan Karakter Keluarga Berbasis Pancasila, Kamis (24/07/2025), yang bertempat di Aula Kantor Camat Belitang II.

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk respon terhadap berbagai tantangan zaman, seperti maraknya penyebaran paham radikal dan ideologi yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan. Keluarga dinilai menjadi garda terdepan dalam membentengi anak-anak dan generasi muda dari pengaruh buruk tersebut.

Sejumlah narasumber dari lintas sektor turut hadir dan memberikan materi strategis, di antaranya:
Sigit Pramono, SE, MM Ketua Pokja I TP PKK Kabupaten OKU Timur
A.Y. Hartawan Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) OKU Timur
H. Maksudi, Bil Khoiri, S.Th.I, M.Ag Penyuluh Agama Islam dari Kementerian Agama OKU Timur
Ela Nursanti Perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak OKU Timur

Dalam pemaparannya, Sigit Pramono menekankan pentingnya keluarga sebagai fondasi utama dalam pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai kebangsaan. Ia menyebutkan bahwa pengaruh ideologi menyimpang bisa masuk ke dalam kehidupan keluarga tanpa disadari jika tidak dibentengi dengan pemahaman dan pengamalan Pancasila.
" Keluarga adalah benteng pertama dari pengaruh ideologi yang menyimpang. Menanamkan nilai-nilai Pancasila sejak dini adalah investasi penting bagi masa depan bangsa," tegasnya.

Senada dengan itu, H. Maksudi menyoroti ancaman penyebaran paham radikal yang kini banyak terjadi melalui media sosial. Ia mengajak generasi muda, khususnya kalangan milenial, agar bijak dalam menggunakan teknologi.

"Cinta tanah air adalah bagian dari iman. Bijaklah dalam bermedia sosial agar tidak menjadi korban atau pelaku penyebaran ideologi ekstrem," ujarnya.

Sementara itu, Ela Nursanti dari Dinas PPPA menekankan peran orang tua dalam membentuk karakter anak. Ia menggambarkan anak sebagai kertas putih yang akan tertulis sesuai dengan perilaku dan didikan yang diberikan oleh keluarga, terutama orang tua.
"Anak ibarat kertas putih dan orang tua adalah penanya. Apa yang ditulis hari ini akan menjadi dasar keperibadian mereka di masa depan ,"jelasnya.

Ela juga mengingatkan bahwa media sosial bukan hanya menjadi sarana informasi, tetapi juga bisa menjadi ruang yang berisi kekerasan digital, pornografi, dan penyimpangan lainnya jika tidak diawasi dengan baik.

Dari sisi kebangsaan, A.Y. Hartawan menegaskan pentingnya penguatan Empat Pilar Kebangsaan Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika untuk menjaga keutuhan bangsa.
"Pemahaman mendalam terhadap Pancasila adalah benteng dari paham - paham yang memecah bangsa. Jika generasi muda dibekali dengan nilai nilai tersebut sejak dalam keluarga,maka bangsa ini akan kuat menghadapi berbagai tantangan," ungkapnya.


Acara ini turut dihadiri oleh berbagai pihak, antara lain Sekretaris Camat Belitang II Made Sukarawan, S.Kom, yang mewakili Camat Belitang II, Ketua TP PKK kecamatan dan desa, para kader PKK dari berbagai desa sekitar, siswa-siswi praktik kerja lapangan (PKL) dari SMKN 1 Mesuji Makmur OKI, Serta undangan lainnya.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi forum diskusi, tetapi juga wadah untuk menyatukan langkah antara pemerintah dan masyarakat dalam upaya membangun karakter generasi bangsa yang unggul, toleran, dan cinta tanah air.

Dengan semangat gotong royong, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya peran keluarga sebagai benteng pertahanan ideologi bangsa, sekaligus menjadi motor penggerak dalam mewariskan nilai-nilai Pancasila kepada generasi penerus.
(Agustian)
×
Berita Terbaru Update