OKU TIMUR, SUMATERA SELATAN/INFONASIONALNEWS – Pemerintah terus mendorong kedaulatan pangan melalui program cetak sawah rakyat. Sebagai bagian dari upaya tersebut, Kecamatan Belitang II, Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan, menjadi salah satu wilayah prioritas. Pada Rabu (23/7), dilaksanakan kegiatan Sinkronisasi Data Potensi Lahan Calon Cetak Sawah yang dipusatkan di Aula Kantor Camat Belitang II.
Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur penting, baik dari pusat maupun daerah. Hadir perwakilan dari Kementerian Pertanian RI, Sangkan M. Situmorang; Kepala Dinas Pertanian OKU Timur, Junaidi; Sekretaris Dinas Pertanian,Anis; dan Camat Belitang II, yang diwakili oleh Sekretaris Camat Made Sukarawan,S.Kom
Turut hadir pula Danramil Belitang II,Hery Susanto; Kapolsek Belitang II, Iptu Wahyudin; Kepala BPP Pertanian Belitang II, Faturohman; konsultan dari Universitas Padjadjaran Bandung, Dudin; serta para kepala desa, sekretaris desa, ketua Gapoktan, tenaga penyuluh pertanian (PPL), dan tamu undangan lainnya dari 13 desa di wilayah Kecamatan Belitang II.
Dalam kegiatan ini dilakukan pemutakhiran dan sinkronisasi data lahan yang potensial untuk program cetak sawah. Hasil sinkronisasi menyepakati bahwa pada tahun 2025 akan dicetak sawah seluas 605 hektare di Kecamatan Belitang II.
Sekretaris Camat Belitang II, yang mewakili Camat Made Sukarawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah penting dalam memastikan keberhasilan program cetak sawah rakyat.
"Sinkronisasi data ini menjadi pondasi utama agar proses pencetakan sawah berjalan tepat sasaran, Kami berharap pemerintah desa,penyuluh,dan kelompok tani terus berkoordinasi aktif untuk mendukung program ini," ujarnya
Melalui kerja sama lintas sektor dan dukungan masyarakat, program cetak sawah diharapkan dapat meningkatkan produksi pertanian dan memperkuat ketahanan pangan, khususnya di wilayah OKU Timur dan Sumatera Selatan pada umumnya. (Agustian)








