Subang [infonasionalnews]– Perumda Tirta Rangga Subang (TRS) bergerak cepat menangani dampak banjir
yang melanda wilayah Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang, akibat jebolnya tanggul
sungai. Banjir mulai terjadi pada Jumat (23/01) dan mengalami peningkatan hingga Sabtu
(24/01) pagi, sehingga menggenangi sejumlah permukiman warga dan berdampak pada
sistem distribusi air bersih di beberapa titik layanan.
Sebagai bentuk tanggung jawab pelayanan publik dan kepedulian terhadap masyarakat,
jajaran manajemen Perumda TRS langsung turun ke lokasi terdampak pada hari Sabtu
(24/01). Bantuan dipimpin langsung oleh Direktur Utama Perumda Tirta Rangga Subang,
Lukman Nurhakim, didampingi Direktur Umum Ujang, serta Manajer Cabang Ciasem Adi
Setiawan.
Direktur Utama Perumda TRS, Lukman Nurhakim, menyampaikan bahwa perusahaan tidak
hanya fokus pada penanganan gangguan teknis layanan air bersih, tetapi juga pada
pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak banjir.
“Kami memastikan pelayanan air bersih bagi pelanggan di wilayah terdampak dapat segera
dipulihkan. Selain itu, Perumda TRS juga menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa air
tangki, air minum dalam kemasan TRS Water, serta paket sembako untuk membantu
meringankan beban warga,” ujar Lukman Nurhakim.
Perumda TRS melalui tim teknis cabang Ciasem melakukan pengecekan jaringan, instalasi,
serta titik-titik distribusi yang terdampak genangan dan kerusakan infrastruktur. Salah satu
kendala utama terjadi pada jalur distribusi menuju wilayah Wanajaya dan Texpia.
Manajer Cabang Ciasem, Adi Setiawan, menjelaskan bahwa gangguan sempat terjadi akibat
rusaknya jembatan penghubung yang terbawa arus banjir.
“Wilayah Wanajaya dan Texpia dengan total sekitar 62 sambungan langganan sempat tidak
mengalir, karena jembatan penghubung ke arah Texpia terputus terbawa arus. Alhamdulillah, Sementara itu, untuk wilayah lain yang terdampak banjir namun tidak mengalami gangguan
layanan secara signifikan, Adi Setiawan menambahkan,
“Untuk wilayah Palabuan terdapat sekitar 88 sambungan langganan dan wilayah Bangsal
sekitar 117 sambungan langganan. Pelayanan air bersih tetap berjalan normal, meskipun
hingga saat ini kondisi banjir di beberapa titik masih belum sepenuhnya surut.”
Selain pemulihan layanan, Perumda TRS juga menyalurkan bantuan langsung ke lokasi
terdampak berupa distribusi air bersih menggunakan armada tangki, penyaluran air minum
dalam kemasan TRS Water, serta bantuan paket sembako bagi warga terdampak. Langkah ini
diambil untuk memastikan kebutuhan air minum dan kebutuhan pokok masyarakat tetap
terpenuhi selama masa tanggap darurat banjir.
Dalam rangka mengantisipasi potensi banjir susulan serta menjaga keberlangsungan
pelayanan, Direktur Utama Perumda TRS menginstruksikan seluruh tim di wilayah Pantura
untuk meningkatkan kesiapsiagaan.
“Kami minta tim wilayah Pantura, mulai dari Pamanukan, Pusakanagara, Compreng, Ciasem,
Blanakan, hingga Pabuaran, untuk tetap siaga 24 jam. Pantau terus situasi di lapangan,
terutama wilayah layanan yang berpotensi terdampak banjir. Armada tangki juga agar selalu
disiagakan,” tegas Lukman Nurhakim.
Perumda Tirta Rangga Subang menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan
terbaik kepada masyarakat, termasuk dalam kondisi darurat bencana. Koordinasi dengan
pemerintah daerah, aparat setempat, dan relawan terus dilakukan untuk memastikan proses
pemulihan berjalan cepat, aman, dan tepat sasaran.
Melalui langkah-langkah ini, Perumda TRS berharap dapat membantu masyarakat Ciasem
melewati masa sulit akibat bencana banjir, sekaligus memastikan kebutuhan dasar air bersih
tetap terpenuhi.
Perumda TRS, 2026
(Indri)








