Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Bukan Sekadar Ronda: Muhammad Farhan ‘Reborn’ Siskamling Jadi Benteng Siaga Bencana Bandung

4/20/2026 | 18:09 WIB

*BANDUNG Infonasionalnews – Menghadapi ancaman cuaca ekstrem yang kian tak menentu, Wali Kota Bandung, **Muhammad Farhan**, mengambil langkah strategis dengan menghidupkan kembali program **Siskamling Siaga Bencana**. Memasuki pelaksanaan ke-90 di Kelurahan Dunguscariang, Senin (20/4/2026), program ini resmi bertransformasi: dari sekadar menjaga keamanan kampung menjadi sistem deteksi dini (early warning system) bencana lingkungan.

### **Siskamling 2.0: Intelijen Bencana di Tingkat RW**
Farhan menegaskan bahwa fungsi siskamling kini telah berevolusi. Di tengah seringnya insiden pohon tumbang dan banjir sesaat akibat cuaca ekstrem, kehadiran warga di pos ronda menjadi mata dan telinga pertama pemerintah.

> “Sejak awal, Siskamling ini memang kita rancang sebagai siaga bencana. Kita merasakan sendiri bagaimana cuaca ekstrem mengganggu aktivitas warga. Ini bukan hanya soal ronda malam, tapi bagaimana kita mengantisipasi risiko sejak dini,” ujar Farhan.

### **Menampung 'Curhat' Warga: Dari Drainase hingga Jalan Rusak**
Blusukan Farhan di Dunguscariang tidak hanya seremonial. Di **RW 07**, warga melaporkan kondisi jalan yang memprihatinkan dan saluran air yang tidak berfungsi optimal. Sementara itu, warga **RW 09** mengeluhkan penyempitan drainase yang kerap memicu genangan saat hujan deras.

Farhan menanggapi laporan tersebut dengan pendekatan berbasis data, bukan sekadar janji manis. Semua keluhan tersebut disinkronkan dengan data **Laci Rukun Warga**, sebuah platform pangkalan data wilayah yang menjadi acuan kebijakan Pemkot Bandung.

**Prioritas Pembangunan Berbasis Data:**
*   **Survei Lapangan:** Perangkat daerah akan langsung turun ke titik lokasi yang dilaporkan warga.
*   **Penanganan Skala Prioritas:** Masalah banjir luapan sungai dan kerusakan jalan utama menjadi fokus jangka pendek.
*   **Kebijakan Non-Uniform:** Farhan menegaskan pembangunan tidak lagi diseragamkan, melainkan disesuaikan dengan karakter unik dan masalah spesifik tiap wilayah.

### **Membangun Kota Lewat Partisipasi**
Wali Kota menekankan bahwa pemulihan Bandung dari dampak cuaca ekstrem memerlukan kolaborasi dua arah. Ia mengajak warga untuk tidak bosan memperbarui data kondisi lingkungan mereka.

“Pembangunan kota ini tidak bisa hanya dari pemerintah. Harus ada partisipasi warga, dan semuanya dimulai dari data yang akurat,” tambahnya.

---

### **Analisis Nilai Berita (News Value):**
*   **Aktualitas:** Relevan dengan kondisi cuaca ekstrem yang sedang terjadi di Bandung (April 2026).
*   **Dampak (Impact):** Menyangkut infrastruktur dasar (drainase & jalan) yang bersentuhan langsung dengan mobilitas warga.
*   **Kedekatan (Proximity):** Mengangkat isu spesifik di Kelurahan Dunguscariang yang mewakili keresahan warga urban Bandung pada umumnya.
*   **Solusi Konkret:** Menonjolkan penggunaan teknologi/data (*Laci Rukun Warga*) sebagai solusi modern dalam birokrasi.
×
Berita Terbaru Update