Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Dugaan Kasus Pabrik Tepung Ikan di Kobar Seakan Dipermainkan, Sorotan Publik Mempertanyakan Kinerja Jaksa Penuntut Umum

4/14/2026 | 10:49 WIB


KOBAR/KALTENG,INFONASIONALNEWS,ONLINE

Dugaan kasus pabrik Tepung Ikan di Kobar memasuki sidang lanjutan yang digelar di Pengadilan Negeri Tipikor Palangkaraya menuai berbagai macam pertanyaan dari publik, selasa (13/04/2026) 


Berbagai dugaan- dugaan terkait kinerja dari Jaksa Penuntut Umum semakin mencuat karena kerugian negara nya seolah di buat sendiri. 


Perdebatan kembali terjadi, pihak terdakwa dengan tegas membantah tudingan dari Jaksa Penuntut Umum tentang kerugian negara yang mencapai hingga 2,8 milyar rupiah. 


Karena proyek yang dikerjakan tersebut tidak bersifat fiktif tetapi sudah sudah berdiri dan ada bentuknya selain itu mesin nya juga ada dan sempat beroperasi dengan menghasilkan puluhan ton tepung ikan. 


Dalam hal ini perbedaan sudut pandang tentang kerugian negara menjadi perdebatan terutama mengenai metode penghitungan kerugian negara. 


Antara pendekatan administratif berbasis dokumen dengan kondisi riil di lapangan apakah benar- benar sudah di kaji ulang atau hanya mendapatkan informasi di atas meja saja. 


Dan ada dugaan kasus ini sama persis dengan kasus yang menjerat Amsal Sitepu dimana hasil kerja yang tidak berwujud fisik dipersoalkan dalam aspek kerugian. 


Dari perdebatan ini muncul dugaan antara audit adminitratif yang berfokus pada kesesuaian anggaran dan spesifikasi dengan fakta di lapangan. 


Bahkan perdebatan mengarah ke isu yang lebih luas, yakni, bagaimana negara mendefinisikan kerugian, apakah semata- mata di hitung dari selisih anggaran dan dokumen atau juga mempertimbangkan nilai guna ( utility value) dari aset yang masih berfungsi. 


Dan ini semakin menjadi keprihatinan serta keraguan kita dengan pihak institusi terutama kejaksaan, apakah UU di kejaksaan bisa dibuat sesuai pesanan atau benar- benar di tegakkan sesuai aturan. 


Kami meminta kepada Kejaksaan Agung untuk lebih menekankan kinerja bawahannya terutama di kejaksaan tinggi ataupun kejaksaan negeri untuk bersikap transparan tanpa ada permainan pasal yang diduga sengaja menekan terdakwa apa lagi diduga bersekongkol dengan seseorang yang menginginkan lawan politiknya hancur. (L)

×
Berita Terbaru Update