Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Ketua DPC PDI Perjuangan Hadiri Upacara Melasti di Pura Segare Dharma Buana Belitang II.

3/16/2026 | 15:56 WIB

OKU TIMUR, INFONASIONALNEWS – Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) Kabupaten OKU Timur, I Ketut Budiyasa, menghadiri pelaksanaan Upacara Melasti yang digelar umat Hindu di Pura Segare Dharma Buana, Desa Dharma Buana, Kecamatan Belitang II, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan, pada Senin (16/3).



Upacara Melasti merupakan salah satu rangkaian ritual penyucian diri dan benda-benda sakral umat Hindu menjelang perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948. Ritual ini bertujuan membersihkan diri secara lahir dan batin, sekaligus menyucikan pratima serta simbol-simbol keagamaan sebelum memasuki hari suci Nyepi.



Kegiatan tersebut mengusung tema “Vasudaiva Kutumbakam, Satu Bumi Satu Keluarga”, yang mengandung makna ajakan untuk mempererat persaudaraan universal, keharmonisan, serta persatuan manusia di bawah naungan bumi yang sama.



Upacara Melasti bersama ini diikuti umat Hindu dari beberapa desa di Kecamatan Belitang II, antara lain Desa Keli Rejo, Karang Manik, Suka Jaya, Tegal Besar, dan Dharma Buana. Kehadiran umat dari berbagai desa tersebut menunjukkan semangat kebersamaan dan kekompakan dalam menyambut perayaan Nyepi.



Dalam sambutannya, I Ketut Budiyasa yang juga merupakan anggota DPRD Kabupaten OKU Timur dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan menyampaikan bahwa rangkaian perayaan Nyepi memiliki makna spiritual yang mendalam bagi umat Hindu.


Ia menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan dimulai dengan Upacara Melasti, dilanjutkan pawai ogoh-ogoh, hingga pelaksanaan Catur Brata Penyepian sebagai puncak perayaan Nyepi.



Menurutnya, seluruh rangkaian tersebut tidak hanya menjadi ritual keagamaan semata, tetapi juga memiliki makna pembelajaran bagi umat manusia dalam menjaga hubungan harmonis antara manusia dengan Tuhan, manusia dengan alam, serta manusia dengan sesama.


“Melalui tema Vasudaiva Kutumbakam kita diingatkan bahwa pada hakikatnya seluruh manusia adalah satu keluarga besar. Jika semangat persaudaraan itu terbangun, maka tidak ada lagi kebencian antar sesama dan kehidupan akan menjadi lebih damai dan bahagia,” ujarnya.



Ia juga mengapresiasi panitia serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, termasuk aparat keamanan dari TNI dan Polri yang turut membantu pengamanan jalannya acara.



Selain itu, Budiyasa mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk mendaftarkan para pemangku di Kabupaten OKU Timur ke dalam program jaminan sosial dari BPJS Ketenagakerjaan.



Program tersebut diharapkan dapat memberikan perlindungan bagi para pemangku jika terjadi kecelakaan kerja atau risiko lainnya, sehingga dapat membantu keluarga yang ditinggalkan.



“Selama saya dipercaya sebagai anggota DPRD, saya akan terus berupaya memperjuangkan hak-hak masyarakat, termasuk memberikan perlindungan sosial bagi para pemangku di Kabupaten OKU Timur,” katanya.



Ia juga mengajak seluruh umat Hindu untuk melaksanakan rangkaian perayaan Nyepi dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, terlebih pada tahun ini perayaan Nyepi berdekatan dengan perayaan besar umat Islam.



“Semangat kebersamaan dan toleransi harus terus kita jaga. Kita semua hidup berdampingan sebagai saudara,” tambahnya.


Upacara Melasti yang berlangsung dengan khidmat tersebut berjalan lancar, tertib, dan penuh makna.



Kegiatan kemudian ditutup dengan prosesi persembahyangan bersama umat Hindu yang hadir dari berbagai desa di Kecamatan Belitang II.


Agustian
×
Berita Terbaru Update