Bandung Infonasionalnews – Masyarakat yang kerap merasa waswas saat harus pulang larut malam kini mendapat jaminan dari kepolisian. Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Pipit Rismanto, menegaskan bahwa warga tidak perlu menghadapi rasa takut sendirian.
Menurut Pipit, siapa pun yang merasa khawatir menjadi sasaran aksi begal di jalan dapat segera menghubungi pihak kepolisian. Petugas akan merespons secepat mungkin dan memberikan bantuan, termasuk melakukan pengawalan apabila situasi dinilai berisiko, terutama di wilayah yang rawan tindak kriminal.
Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya Polda Jawa Barat untuk meningkatkan rasa aman di tengah masyarakat sekaligus memperkuat pelayanan kepolisian yang cepat dan responsif.
Namun demikian, Kapolda juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aksi main hakim sendiri terhadap pelaku kejahatan. Apabila warga berhasil mengamankan terduga pelaku begal, mereka diminta segera menyerahkannya kepada polisi agar diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
"Penegakan hukum adalah kewenangan aparat. Masyarakat diharapkan membantu menjaga keamanan tanpa melakukan tindakan yang melanggar hukum," tegasnya.
Pernyataan tersebut disampaikan bersamaan dengan dukungan Kapolda terhadap sayembara yang digagas Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Program itu diharapkan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan sekaligus memperkuat sinergi antara warga dan aparat penegak hukum.
Di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap kasus begal di sejumlah daerah, imbauan ini menjadi pesan penting bahwa masyarakat tidak perlu ragu meminta bantuan polisi ketika berada dalam situasi yang mengancam keselamatan.
Tetap waspada, hindari melawan pelaku jika keselamatan terancam, dan segera hubungi kepolisian apabila membutuhkan bantuan atau pengawalan saat melintas di jalur yang dianggap rawan.**(Ivan Sukenda).

.jpg)








