KALTENG/KOBAR, INFONASIONALNEWS.ONLINE
Komisi Pemilihan Umum (KPU)kabupaten Kotawaringin Barat,provinsi Kalteng Melaksanakan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng dan Penetapan Hasil Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kobar Pilkada serentak tahun 2024 bertempat di Brist Hotel,Selasa (03/12/2024).
Sebelum hari pelaksanaan Rapat Pleno Terbuka,pihak KPU Kobar telah mengumumkan bagi wartawan yang ingin meliput di persilahkan dengan catatan mengambil kartu tanda pengenal dari KPU untuk bisa masuk ke dalam ruangan Aula Brist Hotel.
Mirisnya,ada beberapa orang wartawan khususnya wartawan dari media infonasionalnews.online yang sudah mendapatkan kartu tanda pengenal dari KPU malah di pertanyakan oleh panitia penyelenggara di tempat pencatatan buku tamu dari mana kartu ini di dapatkan.
Awak media inipun langsung mempertanyakan ke salah seorang panitia penyelenggara dari KPU inisial Lf,berapa sebenarnya kartu yang di siapkan untuk wartawan dalam acara peliputan Rapat Pleno Terbuka ini?Lf menyampaikan,kami hanya menyiapkan hanya untuk 15 orang saja,ujarnya.
Dari kronologis yang ada,ini merupakan suatu kejanggalan bagi kami selaku awak media karena kalau memang di siapkan hanya untuk 15 orang wartawan saja untuk apa di sampaikan ke publik.
Dan juga ada dugaan oknum panitia penyelenggara Rapat Pleno Terbuka mencoba menghalangi tugas wartawan yang di atur dalam Undang-Undang Pers no 40 tahun 1999 tentang kebebasan Pers karena acara ini sifat nya terbuka dan di baleho acara sudah terpampang jelas di dinding Aula Brist Hotel Rapat Pleno Terbuka.
Padahal Pemkab Kobar sudah mengalokasikan dana APBD untuk pelaksanaan Pilkada serentak 2024 sebesar Rp.49.533.581.000 yang di salurkan secara bertahap sejak tahun 2023 melalui dana cadangan.
Dana tersebut di alokasikan untuk mendukung lembaga terkait termasuk Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kesbangpol) Edie Faganti menyampaikan,Pemkab menyiapkan anggara ini sejak tahun 2023 agar Pilkada 2024 bisa berjalan lancar serta maksimal dengan harapan mendapatkan pemimpin daerah yang sesuai dengan harapan masyarakat,ujar Edie.
Dana tersebut di alokasikan untuk KPU Kobar sebesar Rp.31.922.717.000 dan untuk Bawaslu sebesar Rp10.927.735.000 dan 6,7 milyar di gunakan untuk mendukung pengamanan semasa Pilkada sampai selesai.
Namun sangat di sayangkan apabila ada oknum panitia penyelenggara Rapat Pleno Terbuka ini di duga mencoba menghalangi tugas wartawan dengan cara membatasi kebebasan tugas seorang jurnalis dan di minta kepada instansi terkait untuk melakukan tindakan kepada oknum yang di duga mencoba menghalangi tugas wartawan saat liputan Rapat Pleno Terbuka yang di selenggarakan di Brist Hotel. (Laila Rusna)
