SUMBAR, INFONASIONALNEWS.ONLINE
Warga Maransi kelurahan Dadok Tunggul hitam (Sumbar), gotong royong bersihkan Sungai untuk mencegah banjir Tanggal 29 Desember 2024, Warga Maransi dan PJ Pemko Padang bapak Andre Algamar, dan jajarannya bersama sama bergotong royong dalam sebuah kegiatan membersihkan sungai.
Karena di pinggiran sungai banyak pohon pohon yang akarnya, sudah masuk ke sungai sehingga sering mengakibatkan sampah sampah nyangkut di akar pohon mengakibatkan air sungai meluap.
Maka dari itu kegiatan ini bertujuan untuk mengurangi dan mencegah kemungkinan terjadinya banjir akibat hujan deras di wilayah tersebut.
Dalam upaya menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan mereka, warga Maransi kelurahan Tunggul hitam menyadari pentingnya peran sungai yang bersih dan bebas dari penyumbatan.
Oleh karena itu, mereka bahu-membahu untuk membersihkan sungai yang melintasi kampung mereka. Kegiatan gotong royong ini melibatkan seluruh warga Maransi, dari berbagai lapisan usia dan profesi.
Mulai dari anak-anak, remaja, orang dewasa, hingga para warga lanjut usia turut ambil bagian dalam kegiatan ini. Dengan semangat kebersamaan dan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan, mereka saling bekerja sama untuk membersihkan sungai dari sampah-sampah yang dapat menyebabkan penyumbatan aliran air. Sepanjang hari itu, suara riuh dan tawa gembira terdengar di sepanjang sungai. Warga menggunakan alat-alat sederhana seperti golok, sekop, ember dan karung untuk mengumpulkan sampah-sampah yang tersebar di sekitar sungai.
Kegiatan gotong royong ini bukan hanya sekadar membersihkan sungai secara fisik, tetapi juga membangun kebersamaan dan solidaritas antara warga Maransi kelurahan Tunggul hitam. Mereka saling bahu-membahu, berbagi cerita, dan merasakan kepuasan kolektif atas hasil kerja keras mereka.
Kegiatan ini menjadi contoh nyata bahwa melalui gotong royong dan kesadaran akan pentingnya kebersihan lingkungan, warga Maransi dapat menciptakan perubahan positif yang signifikan.
Melalui upaya ini, warga Maransi kelurahan Tunggul hitam menunjukkan semangat gotong royong sebagai bentuk kepedulian mereka terhadap lingkungan dan kehidupan bersama.
Menurut salah satu masyarakat, sebagai ketua GNPK SUMBAR ( Gerakan Nasional Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi ) syaiful pong meminta pada pemerintah kota Padang wako dan wawako berserta pihak terkait termasuk saudara saudara kita di DPRD kota Padang, dapat memberikan perhatian untuk daerah Maransi kelurahan Dadok tunggul hitam. Pada tahun 2025 ini, mudah mudahan dapat mengabulkan nasib masyarakat Maransi kelurahan dadok tunggul hitam.
Agar sungai itu di berikan bantuan pondasi atau beton supaya air sungai tidak lagi meluap ke rumah rumah masyarakat dan kami sangat berharap sekali pada pemerintah PEMKOT PADANG, Tutup Syaiful pong. (Red)




