100 Hari Pemerintah Farhan - Erwin Dinilai Lesu DPRD : Minimnya Trobosan Nyata

Bandung.infonasionalnews -Anggota Komisi III DPRD Kota Bandung, Andri Rusmana, memberikan evaluasi terhadap kinerja 100 hari Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan dan Erwin. Menurutnya, sejak dilantik, belum terlihat gebrakan nyata dari keduanya, khususnya terkait janji-janji politik yang pernah disampaikan. Ia menilai, kinerja dalam 100 hari ini belum maksimal dan belum mampu memenuhi ekspektasi masyarakat. Andri juga mengkritisi implementasi visi “Bandung Utama” yang menjadi tagline kampanye mereka. Menurutnya, belum ada hal yang bisa diunggulkan dibandingkan pendahulunya. Dalam aspek keterbukaan, ia menyoroti bahwa Pendopo Kota Bandung belum dibuka sebagai ruang aspirasi masyarakat, yang seharusnya bisa menjadi tempat warga menyampaikan langsung keluhan dan masukan. Sementara dalam aspek amanah, ia berharap pemimpin bisa menyelesaikan masalah langsung di lapangan—misalnya, menangani anak jalanan hingga benar-benar dibina dan diberdayakan.

Visi “maju” juga dianggap belum tercermin, karena persoalan mendasar seperti kemacetan, banjir, dan minimnya perbaikan transportasi umum belum ditangani dengan serius. Meski begitu, ia mengapresiasi program-program keagamaan yang mulai dijalankan, namun tetap mencatat bahwa beberapa janji kampanye seperti pembangunan rumah tahfidz belum terdengar progresnya. Selain itu, ia menyoroti kondisi infrastruktur kota yang dinilai masih jauh dari baik. Masih banyak jalan rusak yang hanya ditambal sementara dan kembali rusak saat hujan. Masalah banjir juga belum mendapatkan perhatian besar. Ia juga menyinggung pentingnya pembangunan jangka panjang, termasuk menyediakan gedung untuk dinas-dinas yang masih menumpang, demi mendukung pelayanan yang maksimal. Secara keseluruhan, Andri menekankan bahwa 100 hari pertama ini harus dijadikan evaluasi serius agar kepemimpinan Farhan-Erwin bisa menghadirkan perubahan nyata bagi warga Kota Bandung.
**(Ivan Sukenda).
Lebih baru Lebih lama