Rangkaian Acara Milangkala Hari Jadi Kabupaten Tasikmalaya Ke-393, "Nyorang Mangsa Tasik Raharja"


KAB.TASIKMALAYA,Infonasional.news - Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya peringati Hari Jadi ke-393 dengan tema “Nyorang Mangsa, Tasik Raharja”. Tema ini mencerminkan perjalanan masyarakat Tasikmalaya dalam menghadapi berbagai era, dari masa kolonial hingga era digital, dengan tetap berpijak pada nilai-nilai spiritual, semangat pelestarian budaya lokal dan penguatan identitas daerah.

Meski digelar secara lebih sederhana sebagai bentuk efisiensi anggaran, rangkaian kegiatan tetap dirancang untuk memberikan ruang ekspresi, edukasi, dan apresiasi terhadap kekayaan lokal serta semangat kebersamaan masyarakat.
ini Rangkaian Kegiatannya :

1. Pesta Patok – 26 Juni 2025. Sebagai pembuka perayaan, kegiatan ini digelar di Komplek Perkantoran Kabupaten Tasikmalaya. Tradisi ini melambangkan identitas daerah, sekaligus menjadi simbol awal dimulainya rangkaian Hari Jadi.

2. Sayembara Logo dan Tema – 8–16 Juli 2025. Sayembara terbuka ini menghasilkan logo karya Angga Meswara yang sarat filosofi. Logo dan tema “Nyorang Mangsa, Tasik Raharja” menggambarkan semangat masyarakat dalam melintasi zaman dengan keteguhan iman dan budaya.

3. Lorong Merah Putih – Kampung Cibahong & Cilingga, Desa Sukarame , Dekorasi lorong dengan nuansa merah putih menjadi simbol nasionalisme dan cinta tanah air, sekaligus mempercantik lingkungan desa dengan semangat kemerdekaan.

4. Pameran UMKM dan Kuliner – 25 Juli 2025. Bertempat di Komplek Perkantoran, pameran ini menjadi ajang promosi produk lokal, kuliner khas Tasikmalaya, serta sarana edukasi transaksi digital bagi pelaku usaha.
Jangan lupa puncak perayaan pada hari Sabtu 26 Juli 2025

1. Upacara Hari Jadi ke-393. Dilaksanakan di Lapangan Upacara Komplek Perkantoran, dihadiri oleh Bupati Tasikmalaya dan Gubernur Jawa Barat. Upacara ini menjadi simbol penghormatan terhadap sejarah dan pencapaian daerah.

2. Peluncuran Program Strategis:
– Garuda (Gerakan Edukasi Rupiah Masuk Desa): Edukasi keuangan inklusif untuk masyarakat desa.
– Nyaah Ka Indung: Gerakan penghormatan terhadap peran ibu dalam membentuk karakter dan ketahanan keluarga.

3. Sarasehan Nyaah Ka Indung – Pendopo Baru. Refleksi yang melibatkan tokoh masyarakat, akademisi, dan warga untuk membahas peran perempuan dan nilai-nilai lokal dalam pembangunan daerah.

4. Rapat Paripurna Istimewa – DPRD Kabupaten Tasikmalaya. Sidang khusus yang membahas capaian dan arah pembangunan daerah, serta menjadi ruang apresiasi terhadap kontribusi berbagai pihak.

5. Pawai Jampana dan Atraksi Budaya. Pawai tradisional yang menampilkan hasil bumi dan kreasi seni dari tiap kecamatan. Dimeriahkan oleh pertunjukan silat kolosal, sisingaan, dan paramotor show yang memukau.

6. Panggung Hiburan Rakyat – Halaman Depan Komplek Perkantoran. Sebagai penutup, panggung hiburan menghadirkan penampilan spesial dari Armand Maulana, serta pertunjukan seni dari komunitas lokal.
Perayaan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat rasa cinta terhadap daerah, membangun optimisme kolektif, dan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan Tasikmalaya yang berkelanjutan.(Rus)
Lebih baru Lebih lama