Bandung Infonasionalnews - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi akhirnya resmi menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) Tahun 2026 untuk 27 kabupaten/kota di Jawa Barat melalui Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 561.7/Kep.862-Kesra/2025 tentang Upah Minimum Kabupaten/Kota Tahun 2026.
“Besaran UMK 2026 sesuai rekomendasi dari kabupaten dan kota. Pembayaran UMK 2026 mulai 1 Januari tahun depan,” kata Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM.
KDM juga menjelaskan, UMK 2026 ini untuk pekerja yang masa kerjanya kurang dari satu tahun. Namun, pekerja dengan masa kerja kurang satu tahun tapi memiliki kualifikasi yang memenuhi persyaratan di posisi tentu, mereka berhak mendapat gaji lebih besar dari UMK.
Untuk besaran upah pekerja yang lebih dari satu tahun, nanti pihak pengusaha yang akan menentukan skala dan strukturnya.
KDM pun mengingatkan kepada seluruh perusahaan maupun pengusaha agar tidak memberikan upah yang lebih rendah dari UMK masing-masing daerah, kecuali usaha mikro dan kecil.
Selain itu, perusahaan dan pengusaha jangan menurunkan atau mengurangi upah pekerja apabila mereka telah mendapatkan upah yang lebih tinggi daripada besaran UMK 2026 se-Jawa Barat. “Besaran UMK dalam Kepgub ini berlaku mulai 24 Desember 2025,” tegas KDM.
Dalam keputusan tersebut, Kota Bekasi kembali menjadi daerah dengan UMK tertinggi di Jawa Barat sebesar Rp5.999.443, disusul Kabupaten Bekasi (Rp5.938.885) dan Kabupaten Karawang (Rp5.886.853). Sementara itu, Kabupaten Purwakarta ditetapkan sebesar Rp5.052.856, masih bertahan di jajaran atas kawasan industri.
Besaran Upah Minimum Kabupaten/Kota di Daerah Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 sebagai berikut:
1. Kota Bekasi – Rp5.999.443
2. Kabupaten Karawang – Rp5.886.853
3. Kabupaten Bekasi – Rp5.938.885
4. Kabupaten Purwakarta – Rp5.052.856
5. Kabupaten Subang – Rp3.737.482
6. Kota Depok – Rp5.522.662
7. Kota Bogor – Rp5.437.203
8. Kabupaten Bogor – Rp5.161.769
9. Kabupaten Sukabumi – Rp3.831.926
10. Kabupaten Cianjur – Rp3.316.191
11. Kota Sukabumi – Rp3.192.807
12. Kota Bandung – Rp4.737.678
13. Kota Cimahi – Rp4.090.568
14. Kabupaten Bandung Barat – Rp3.984.711
15. Kabupaten Sumedang – Rp3.949.856
16. Kabupaten Bandung – Rp3.972.202
17. Kabupaten Indramayu – Rp2.910.254
18. Kota Cirebon – Rp2.878.646
19. Kabupaten Cirebon – Rp2.880.798
20. Kabupaten Majalengka – Rp2.595.368
21. Kabupaten Kuningan – Rp2.369.380
22. Kota Tasikmalaya – Rp2.980.336
23. Kabupaten Tasikmalaya – Rp2.871.874
24. Kabupaten Garut – Rp2.472.227
25. Kabupaten Ciamis – Rp2.373.644
26. Kabupaten Pangandaran – Rp2.351.250
27. Kota Banjar – Rp2.361.241
(Ivan Sukenda).**
Tags
berita