BEREDAR PUPUK NON SUBSIDI DIDUGA PALSU, RUSAK TANAMAN PETANI


CIAMIS/JABAR, INFONASIONALNEWS ONLINE

Media sebagai penyuguh  narasi pemberitaan mengabarkan. Terkait adanya informasi dari para pengguna  pupuk non subsidi di sekitaran Kec Kawali menjadi sebuah polemik di masyarakat khususnya dikalangan para petani. Berdarnya pupuk non subsidi dengan merek hampir sama (Phoska) 05 Februari 2025.

Namun merek Phoska ini bukan sebuah merek pupuk subsidi. Menurut salah seorang pengusaha pupuk menuturkan terhadap awak media Selasa 4-2-2025. Menurutnya (red) yg enggan di sebutkan namanya ini  menegaskan terhadap team media bahwa, merek hampir sama ( Phoska dan phonska). Hargapun di bawah pupuk subsidi yg kami jual tegasnya. Menegaskan terhadap team media, 
Pupuk poshka memang sebuah pupuk non subsidi, tapi kenapa penjualannya di bawah pupuk subsidi ?

Mungkin itu yg menjadi sebuah pertanyaan besar bagi kami yg secara legalitas jelas resmi perijinannya dalam menjual pupuk.
Kekhawatiran kami yaitu para petani tergiur dengan harga murah, yang menyebabkan gagal panen  nantinya, ya kami  khawatir aja para petani di wilayah kami ini gagal dalam panen di karenakan salah pemakaian pupuk tersebut tuturnya dengan tegas.
Merek poshka ini pun kenapa berbeda nama produsen nya di lebel karung pupuk tersebut. Phoska non subsidi yg di produksi oleh PT Tunas Fores Gemilang Gresik Indonesia diduga ini KW. Sedangkan Phoska non subsidi yg di produksi oleh CV Kurnia mas Gresik Indonesia merupakan pupuk non subsidi yg sudah di jamin keasliannya dan harga jualnya pun lebih tinggi di banding pupuk subsidi.

Semoga dengan di tayangkan nya berita ini, Masyarakat dapat lebih mengenal ragam merek pupuk yg sekiranya terjamin mutu dan kualitasnya. Alih alih salah beli pupuk tentunya sangat merugikan dalam hasil pada saat panen.( Gagal panen )

Penjual pupuk seperti inilah yg hanya meraup keuntungan demi kantong pribadi, dan para petani tentunya akan merasa rugi di saat  menuai hasil panennya .
Pemilik kios pada saat di konfirmasi awak media menegaskan kami tidak menjual pupuk bersubsidi.
Adapun itu yg ada di kios kami yaitu pupuk non subsidi.
Pemilik kios pun mengijinkan pihak kami untuk meninjau barang yg di jual toko.
Dan di temukan tumpukan merek Phoska  pupuk non subsidi namun merek tersebut di duga palsu (kW).

Dimohonkan kepada Menteri Pertanian, dan APH, Polres Jabar, kejaksaan untuk segera mengambil tindakan.
Karena pupuk Phoska tersebut dapat merugikan para petani.(Tim/Red)




Lebih baru Lebih lama