Imponasional News
OKU Timur, Sumatera Selatan | Senin, 30 Desember 2025
Kelangkaan pupuk bersubsidi jenis urea kembali dikeluhkan petani di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Provinsi Sumatera Selatan. Keluhan tersebut disampaikan oleh YS, perwakilan Kelompok Tani Pisanjaya yang berada di wilayah KR Yawa 1, Kecamatan Buay Madang.
YS menyebutkan, stok pupuk urea bersubsidi di kios resmi setempat kerap kosong dan tidak mencukupi kebutuhan petani. Kondisi ini memaksa petani mencari pupuk hingga ke luar provinsi, tepatnya ke Pisang Baru, Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung, demi menjaga keberlangsungan tanaman.
“Pupuk urea sulit didapat di wilayah kami. Sementara tanaman tidak bisa menunggu. Jika terlambat dipupuk, hasil panen bisa menurun,” ujar YS.
Padahal, penyaluran pupuk bersubsidi telah diatur dalam Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 10 Tahun 2022, yang menegaskan pupuk subsidi hanya diperuntukkan bagi petani terdaftar dalam e-RDKK dan disalurkan melalui kios resmi sesuai alokasi wilayah dan Harga Eceran Tertinggi (HET).
Kelompok Tani Pisanjaya berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera melakukan evaluasi serta pengawasan ketat terhadap distribusi pupuk bersubsidi agar tepat sasaran dan tidak terus merugikan petani.
Rilis ini disampaikan sebagai bentuk kepedulian petani terhadap keberlangsungan produksi pertanian dan ketahanan pangan nasional.
Tim Redaksi
Imponasional News
(Agus)
Tags
berita