-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Farhan Tegas! Tak Boleh Ada Pasien Ditolak dan Anak Putus Sekolah di Bandung

7/27/2026 | 19:56 WIB
Bandung, Infonasionalnews – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan pelayanan publik harus menjadi prioritas utama seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Bandung. Ia menetapkan tiga sektor utama yang wajib mendapat perhatian penuh, yakni kesehatan, pendidikan, dan administrasi kependudukan.

Penegasan tersebut disampaikan Farhan saat memimpin Apel Mulai Bekerja yang dirangkaikan dengan Pelepasan Purna Tugas ASN di Plaza Balai Kota Bandung, Senin (27/7/2026).

Tak Boleh Ada Pasien Ditolak

Farhan menekankan bahwa pelayanan kesehatan merupakan hak dasar setiap warga. Karena itu, ia mengingatkan seluruh fasilitas kesehatan, baik milik pemerintah maupun swasta, agar tidak menolak pasien yang membutuhkan pertolongan.

«"Tidak boleh ada satu pun pasien yang ditolak di fasilitas kesehatan Kota Bandung. Kalau terjadi di fasilitas milik pemerintah, pimpinan akan saya beri sanksi berat. Kalau terjadi di rumah sakit swasta, izinnya akan kami evaluasi," tegas Farhan.»

Pernyataan tersebut menjadi pesan keras agar seluruh penyelenggara layanan kesehatan mengutamakan keselamatan dan hak masyarakat di atas kepentingan lainnya.

Tidak Ada Lagi Anak Tidak Sekolah

Selain kesehatan, Farhan menaruh perhatian besar terhadap sektor pendidikan. Ia menegaskan tidak boleh ada satu pun anak usia sekolah di Kota Bandung yang kehilangan hak untuk memperoleh pendidikan.

Menurutnya, kasus Anak Tidak Sekolah (ATS) harus segera diselesaikan melalui berbagai jalur, mulai dari pendidikan formal, pendidikan nonformal, hingga program sekolah gratis.

«"Tidak boleh ada satu pun anak Kota Bandung yang tidak sekolah. Semua harus mendapatkan haknya untuk memperoleh pendidikan," ujarnya.»

Administrasi Kependudukan Harus Lengkap

Prioritas berikutnya adalah pembenahan administrasi kependudukan. Farhan meminta seluruh warga memiliki dokumen kependudukan yang lengkap, mulai dari akta kelahiran, Kartu Keluarga (KK), KTP, Kartu Identitas Anak (KIA), hingga dokumen perkawinan atau perceraian sesuai status masing-masing.

Menurutnya, kelengkapan administrasi merupakan fondasi penting agar masyarakat dapat mengakses berbagai layanan pemerintah secara mudah.

«"Kita harus memastikan seluruh 2,6 juta penduduk Kota Bandung memiliki administrasi kependudukan yang lengkap. Kota Bandung harus menjadi yang terbaik dalam pelayanan administrasi kependudukan di Jawa Barat," katanya.»
Pelayanan Bukan Prestasi, Melainkan Kewajiban

Di akhir arahannya, Farhan mengingatkan bahwa berbagai program pembangunan seperti penataan reklame, penataan kabel udara, maupun pembenahan fasilitas kota bukanlah sesuatu yang luar biasa.

Menurutnya, seluruh program tersebut merupakan kewajiban pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

«"Semua itu adalah pekerjaan rutin. Yang terpenting adalah bagaimana masyarakat benar-benar merasakan manfaat dari pelayanan yang kita berikan," pungkasnya.»

Melalui penegasan tiga prioritas tersebut, Pemerintah Kota Bandung menargetkan peningkatan kualitas pelayanan publik sehingga seluruh warga dapat memperoleh hak dasar secara adil, cepat, dan merata.**(Ivan sukenda).
×
Berita Terbaru Update