Pencurian Kabel Traffic Light dan Fasilitas TPU Marak di Bandung, Pemkot Gandeng Polisi Buru Pelaku


BANDUNG, INFONASIONALNEWS – Aksi pencurian kabel lampu lalu lintas (traffic light) dan fasilitas umum di sejumlah Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Kota Bandung mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung.


Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, Pemkot Bandung telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengungkap aksi pencurian yang menyasar fasilitas publik, khususnya material berbahan tembaga.


Hal tersebut disampaikan Farhan seusai menghadiri agenda penyerahan bantuan becak listrik di Lapangan Kodim 0618/Kota Bandung, Jumat (18/9/2026).


"Soal pencurian kabel dan fasilitas pemakaman itu, kami sedang berkoordinasi intensif dengan pihak kepolisian dan memastikan para pelakunya akan segera ditangkap. Sekarang ini memang marak pencurian, terutama kabel berbahan tembaga yang diincar oleh oknum tidak bertanggung jawab," kata Farhan.


Menurut Farhan, pencurian kabel traffic light tidak hanya menyebabkan kerugian terhadap aset daerah, tetapi juga dapat mengganggu sistem pengaturan lalu lintas dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.


Matinya lampu pengatur lalu lintas akibat kabel dicuri berpotensi menimbulkan gangguan di persimpangan, terutama pada ruas jalan dengan volume kendaraan yang tinggi.


Terkait jumlah titik atau fasilitas yang menjadi korban pencurian, Farhan mengaku masih menunggu hasil inventarisasi dan pendataan resmi dari dinas teknis terkait.


"Saya belum tahu persis data rinci mengenai berapa banyak titik yang diambil, tetapi saya sedang menunggu laporan komprehensifnya. Yang pasti tindakan penanganan awal sudah disiapkan," ujarnya.


Pemkot Bandung juga menyiapkan langkah antisipasi jangka panjang dengan meningkatkan sistem pengawasan dan penjagaan terhadap berbagai aset vital milik daerah.


Farhan menegaskan, pemerintah kota akan fokus pada aspek pengamanan dan perlindungan aset, sementara proses penyelidikan serta penindakan terhadap pelaku diserahkan kepada aparat kepolisian.


"Kalau dari sisi Pemkot Bandung tentu fokus pada peningkatan pengawasan dan penjagaan aset. Namun bagaimanapun juga, untuk antisipasi dan penindakan kejahatan, kami berkolaborasi erat serta menyerahkan penanganannya kepada pihak kepolisian," tuturnya.


Pemkot berharap koordinasi dengan kepolisian dapat mempercepat pengungkapan kasus sekaligus mencegah aksi serupa kembali menyasar fasilitas publik di Kota Bandung.


Pemerintah juga mengimbau masyarakat turut menjaga fasilitas umum dan segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan yang berpotensi merusak atau mengambil aset milik daerah.**(Ivan Sukenda).

Lebih baru Lebih lama