BANDUNG, INFONASIONALNEWS – Harapan untuk kembali bekerja mulai menemukan titik terang bagi 57 eks pegawai Kebun Binatang Bandung yang sebelumnya terdampak persoalan ketenagakerjaan. Rencana penempatan di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kota Bandung memberikan angin segar bagi para pekerja yang selama ini mengkhawatirkan keberlangsungan hidup dan masa depan keluarganya.
Kepastian mengenai rencana penempatan tersebut dibahas dalam Rapat Pembahasan Penempatan Eks Pegawai Kebun Binatang Bandung di Lingkungan Pemerintah Kota Bandung, yang berlangsung di Kantor Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bandung, Kamis (8/10/2026).
Bagi para eks pegawai, kesempatan untuk kembali bekerja bukan sekadar soal mendapatkan pekerjaan, melainkan juga tentang menjaga keberlangsungan ekonomi keluarga dan memperoleh kepastian untuk melanjutkan kehidupan.
Perwakilan eks pegawai, Yanti Sunarti, mengungkapkan bahwa rencana penempatan tersebut disambut positif oleh seluruh rekan-rekannya. Terlebih, sebagian besar dari mereka memiliki keluarga yang bergantung pada penghasilan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
"Saya mewakili 57 rekan-rekan yang lain. Ini menjadi pertanyaan-pertanyaan yang ada di teman-teman semua. Mungkin hari ini saya sudah lihat ada beberapa list dari OPD-OPD terkait yang sudah menyerap," ujar Yanti.
Menurut Yanti, para eks pegawai siap menerima penyesuaian pekerjaan sesuai kebutuhan OPD yang menjadi tempat penugasan mereka. Bagi mereka, kesempatan untuk kembali bekerja menjadi hal penting setelah menghadapi ketidakpastian.
"Prinsipnya kami siap bekerja. Harapan kami ke depan tentu bisa kembali bekerja, sehingga kami punya kepastian untuk melanjutkan kehidupan bersama keluarga," katanya.
Yanti juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Bandung, khususnya Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, atas upaya memfasilitasi penempatan para pekerja terdampak.
"Saya terutama mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Bandung, Pak Wali Kota yang sudah mengupayakan 57 eks karyawan ini supaya tetap bekerja dan masa depannya ada," tuturnya.
Ia berharap kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh seluruh eks pegawai. Menurutnya, kepercayaan yang diberikan harus dijawab dengan tanggung jawab dan kinerja yang baik di lingkungan kerja masing-masing.
"Manfaatkan momen ini dengan baik oleh teman-teman dan rekan-rekan. Bekerjalah dengan baik," pesannya.
Penempatan di Sejumlah OPD dan Wilayah
Rasa lega juga dirasakan Rizky Nugraha, salah seorang perwakilan eks pegawai Kebun Binatang Bandung. Ia mengaku lebih tenang setelah memperoleh kejelasan mengenai rencana pekerjaan mereka ke depan.
"Alhamdulillah menjadi lebih jelas ke depannya dan insyaallah siap bekerja secepatnya," ujar Rizky.
Ia berharap kesempatan yang diberikan Pemkot Bandung dapat menjadi awal bagi kehidupan yang lebih baik. Rizky juga menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah terhadap para pekerja yang terdampak.
"Terima kasih atas atensi atau perhatian terhadap karyawan yang terdampak tersebut," katanya.
Berdasarkan informasi yang disampaikan, para eks pegawai telah didistribusikan ke sejumlah OPD dan wilayah kerja di lingkungan Pemerintah Kota Bandung.
Unit kerja yang menjadi lokasi penempatan meliputi Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM), Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), Disnaker, Kecamatan Lengkong, serta Kecamatan Bandung Wetan.
Penempatan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan tenaga kerja di masing-masing unit kerja. Dengan demikian, para eks pegawai diharapkan dapat kembali menjalankan aktivitas profesional sekaligus beradaptasi dengan lingkungan dan tugas yang baru.
Disnaker: Pengalaman Kerja Jadi Pertimbangan
Kepala Disnaker Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana, mengatakan proses penempatan dilakukan untuk memastikan 57 eks pegawai tersebut memperoleh kesempatan bekerja kembali. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan Wali Kota Bandung.
Menurut Yayan, para eks pegawai Kebun Binatang Bandung memiliki pengalaman dan keterampilan yang berpotensi mendukung pelaksanaan tugas di lingkungan Pemerintah Kota Bandung.
Karena itu, proses penempatan mempertimbangkan kebutuhan tenaga kerja pada masing-masing OPD agar kemampuan yang dimiliki para pekerja dapat dimanfaatkan secara optimal.
Yayan berharap proses penyesuaian berjalan lancar dan seluruh eks pegawai dapat menjaga suasana kerja yang kondusif di tempat penugasan masing-masing.
"Harapannya bisa menjaga kondusif, tidak ada hal yang merusak suasana," katanya.
Menanti Kepastian Pelaksanaan di Lapangan
Rencana penempatan ini menjadi babak baru bagi 57 eks pegawai Kebun Binatang Bandung yang sempat menghadapi ketidakpastian pekerjaan. Dukungan penempatan dari Pemkot Bandung memberikan harapan bagi mereka untuk kembali bekerja dan memenuhi kebutuhan keluarga.
Meski demikian, tahapan pelaksanaan penempatan, penyesuaian tugas, serta waktu mulai bekerja menjadi hal penting yang perlu dipastikan agar proses tersebut berjalan sesuai rencana.
Bagi para eks pegawai, harapan mereka kini sederhana: memperoleh kesempatan bekerja kembali, menjalankan tugas dengan baik, dan membangun masa depan keluarga dengan lebih tenang.
Kepastian penempatan diharapkan tidak berhenti pada rencana administratif, tetapi benar-benar berlanjut pada pelaksanaan yang jelas sehingga 57 pekerja terdampak dapat kembali menjalani kehidupan secara produktif.**( Ivan Sukenda).

