Bandung Infonasionalnews.my.id – Ketua Umum Viking Persib Club, Tobias Ginanjar, menyampaikan pernyataan terkait meninggalnya seorang remaja yang disebut merupakan Bobotoh Persib Bandung di Kabupaten Bogor. Pernyataan tersebut disampaikan saat dirinya berada di kediaman keluarga korban.
Dalam keterangannya, Tobias menegaskan bahwa berdasarkan klarifikasi yang diterimanya, peristiwa yang menimpa korban bukan kecelakaan, melainkan terdapat dugaan tindak kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.
“Memang kejadiannya ada pembacokan oleh orang tidak dikenal. Tapi tentunya Insya Allah akan segera diinfo oleh pihak Polres Bogor dalam waktu dekat, kita tunggu saja informasi resminya,” ujar Tobias.
Ia kemudian menegaskan bahwa peristiwa tersebut bukan kecelakaan, melainkan terdapat kekerasan yang menyebabkan korban meninggal dunia.
“Tapi yang pasti sudah diklarifikasi bahwa bukan kecelakaan, tapi ada kekerasan yang terjadi sehingga mengakibatkan meninggal dunia,” ungkapnya.
Meski demikian, Tobias mengajak masyarakat untuk menunggu keterangan resmi dari Polres Bogor agar informasi mengenai kronologi dan perkembangan penanganan kasus tersebut dapat diketahui secara jelas.
Viking Sampaikan Belasungkawa
Selain menyoroti proses hukum, Tobias juga menyampaikan doa dan belasungkawa kepada almarhum serta keluarga yang ditinggalkan.
“Dan tentunya kami dari Bobotoh semua mendoakan almarhum semoga ditempatkan di tempat yang terbaik oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala dan keluarga juga diberikan ketabahan,” tuturnya.
Ia berharap keluarga korban diberikan kekuatan dalam menghadapi musibah tersebut. Dukungan moral dari sesama Bobotoh juga diharapkan dapat menjadi penguat bagi keluarga yang tengah berduka.
Minta Kasus Dikawal hingga Tuntas
Tobias menegaskan bahwa pihaknya akan bersama-sama mengawal proses hukum dan menyerahkan penanganan perkara kepada kepolisian.
“Dan tentunya kita semua sama-sama kawal dan kita percayakan proses hukum yang sedang berjalan di kepolisian,” katanya.
Menurut Tobias, berdasarkan informasi yang diterimanya dari panitia pelaksana (panpel), pihak kepolisian memiliki komitmen untuk mengusut tuntas kasus tersebut.
“Tadi informasi dari panpel juga, dari kepolisian komitmen akan mengusut tuntas dan semoga pelaku-pelaku yang bertanggung jawab bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya,” lanjutnya.
Pernyataan tersebut menjadi harapan bagi keluarga korban dan kalangan Bobotoh agar peristiwa ini dapat diungkap secara terang, termasuk mengidentifikasi pihak-pihak yang bertanggung jawab serta memprosesnya sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Hingga keterangan resmi kepolisian disampaikan, masyarakat diimbau untuk tidak berspekulasi, tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta tetap menjaga situasi agar kondusif.
Kasus ini menjadi perhatian publik dan mengundang solidaritas dari sesama Bobotoh. Harapannya, proses penyelidikan dapat berjalan secara profesional dan transparan sehingga keluarga korban memperoleh kejelasan serta keadilan.
Doa terbaik untuk almarhum. Semoga Allah SWT menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya dan memberikan ketabahan kepada keluarga yang ditinggalkan.**(Ivan Sukenda).

