Bentrokan Berdarah di Pasar Caringin, Farhan Desak Penguatan Keamanan dan Evaluasi Pengelola

BANDUNG, INFONASIONALNEWS – Bentrokan yang terjadi di kawasan Pasar Caringin, Kota Bandung, hingga menimbulkan korban jiwa menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Bandung. Wali Kota Bandung Muhammad Farhan meminta penguatan sistem keamanan di pasar tersebut sekaligus mendorong evaluasi menyeluruh agar insiden serupa tidak kembali terjadi.


Farhan menyayangkan terjadinya bentrokan di pasar yang dikelola pihak swasta itu. Ia menegaskan, peristiwa yang berujung pada jatuhnya korban tersebut tidak seharusnya terjadi, terlebih Pasar Caringin merupakan salah satu pusat aktivitas ekonomi dan distribusi bahan pangan yang memiliki peran penting bagi masyarakat.


“Ini kejadian yang sangat memprihatinkan. Bentrokan ini tidak seharusnya terjadi. Saat ini, kami betul-betul menyerahkan semua penanganan kepada kepolisian,” ujar Farhan, Minggu (25/10/2026).


Pemkot Bandung Akan Meminta Penjelasan Pengelola Pasar


Sebagai langkah tindak lanjut, Pemkot Bandung akan berkoordinasi dengan Polrestabes Bandung dan meminta keterangan dari pihak pengelola Pasar Caringin, terutama terkait sistem pengamanan di dalam kawasan pasar.


Menurut Farhan, pemerintah memiliki tanggung jawab menjaga keamanan wilayah. Namun, pengelola pasar juga perlu memastikan keamanan di area yang berada dalam pengelolaannya berjalan dengan baik.


“Pasar Caringin itu adalah pasar yang dikelola swasta. Kami bertanggung jawab terhadap keamanan wilayah, tetapi untuk kejadian yang terjadi di dalam wilayah pasar, kami akan meminta keterangan dari pihak pengelola, khususnya pengelola keamanan di dalam pasar tersebut,” katanya.


Langkah ini menjadi penting untuk mengetahui bagaimana sistem pengamanan diterapkan, termasuk mekanisme pencegahan konflik, penanganan situasi darurat, serta koordinasi dengan aparat apabila terjadi gangguan keamanan.


Pasar Caringin Punya Peran Strategis bagi Masyarakat


Farhan menegaskan, perhatian Pemkot Bandung terhadap Pasar Caringin tidak hanya berkaitan dengan insiden bentrokan. Selama ini, koordinasi dengan pengelola juga dilakukan untuk menangani berbagai persoalan, mulai dari pengelolaan sampah hingga keamanan lingkungan.


Keberadaan pasar tersebut dinilai memberikan dampak besar terhadap masyarakat di sekitarnya, khususnya warga Kelurahan Babakan Ciparay. Selain menjadi pusat kegiatan perdagangan, Pasar Caringin juga berperan dalam distribusi kebutuhan pokok.


“Kami tidak pernah berhenti berkoordinasi, mulai dari penanganan sampah sampai masalah keamanan. Bagaimanapun juga, keberadaan Pasar Caringin berdampak besar terhadap warga di sekitar Kelurahan Babakan Ciparay,” ungkap Farhan.


Karena itu, insiden tersebut diharapkan menjadi momentum bagi seluruh pihak untuk mengevaluasi sistem pengamanan dan memperkuat komunikasi antara pemerintah, pengelola pasar, pedagang, serta aparat keamanan.


Farhan Berharap Polisi Segera Mengungkap Pelaku


Terkait proses hukum, Farhan menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara kepada kepolisian. Ia berharap Polsek setempat dan Polrestabes Bandung dapat segera mengungkap pihak-pihak yang terlibat dalam bentrokan tersebut.


“Kami percaya bahwa baik Polsek maupun Polrestabes Kota Bandung akan bisa menanganinya dan segera menangkap para pelakunya yang ternyata telah meninggalkan TKP,” tegasnya.


Sebelumnya, Farhan juga menyampaikan bahwa jumlah korban dalam insiden tersebut bertambah menjadi dua orang. Perkembangan mengenai kondisi korban, kronologi lengkap bentrokan, serta pihak-pihak yang terlibat masih perlu merujuk pada keterangan resmi aparat berwenang.


Keamanan Pasar Menjadi Evaluasi Bersama


Insiden di Pasar Caringin menjadi pengingat bahwa keamanan di pusat perdagangan tidak dapat hanya mengandalkan penanganan setelah konflik terjadi. Sistem pencegahan, kesiapsiagaan petugas keamanan, dan koordinasi cepat dengan kepolisian perlu menjadi bagian penting dari pengelolaan pasar.


Pemkot Bandung, pengelola pasar, dan aparat keamanan diharapkan dapat menjadikan peristiwa ini sebagai bahan evaluasi konkret, bukan sekadar respons sesaat setelah jatuhnya korban.


Masyarakat pun menantikan penanganan hukum yang profesional dan transparan, sekaligus langkah nyata untuk memastikan aktivitas perdagangan di Pasar Caringin dapat berlangsung dengan aman dan kondusif.**(Ivan Sukenda).

Lebih baru Lebih lama