*Serangpanjang,Subang, Infonasionalnews.my.id*
Proyek gorong-gorong tahun 2025 di Desa Talagasari, Kecamatan Serangpanjang, Kabupaten Subang, sampai hari ini belum tuntas. Gorong-gorong beton memang sudah di datangkan, tapi papan jembatan di atasnya belum terealisasi. Warga masih melintas di atas papan kayu lapuk.
Material pasir satu mobil yang didatangkan untuk proyek itu pun kini tinggal sedikit lagi, terancam hanyut terbawa hujan karena dibiarkan tanpa penanganan.
Temuan ini disampaikan tim IRDA. Ironisnya, di tengah proyek yang belum beres ini, beredar kabar bahwa Mantan Kades Talagasari, Opik Hidayat, akan mencalonkan diri lagi sebagai Kepala Desa pada pemilihan mendatang.
Hal ini menjadi sorotan warga. Sebagian masyarakat mempertanyakan, bagaimana mau memimpin lagi ke depan, jika pekerjaan lama di zamannya saja masih menyisakan persoalan di lapangan?
"Kalau yang dulu saja belum beres, jembatan belum jadi, pasir mau hanyut, bagaimana masyarakat mau percaya lagi untuk menitipkan desa ke depan? Masyarakat jangan cuma lihat janji, lihat dulu bukti kerjanya," ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
IRDA menegaskan, temuan ini bukan soal benci atau suka, tapi soal tanggung jawab. Siapapun yang mau maju jadi Kades, harus berani mempertanggungjawabkan dulu apa yang sudah dikerjakan sebelumnya.
Masyarakat Talagasari diminta untuk lebih cermat dan tidak mudah tergiur janji manis. Pilih pemimpin yang kerjanya tuntas, bukan yang meninggalkan PR untuk warga.
Hingga berita ini diturunkan, Opik Hidayat belum memberikan klarifikasi resmi terkait proyek tersebut.
*Penulis Tim investigasi Infonasional.News
